IMB (Intan Murai Batu) Bird Farm Menang Banyak Jadi Anggota APBN. Murai Umur 1 Bulan Laku 12 Juta

106
Anakan dari Sydney, usia satu bulan laku dua belas juta rupiah.

Berlokasi di bilangan Keranggan, Cibubur, IMB semakin mapan dalam menangkar burung berkicau. Tangan dingin Mas Anjas berhasil meningkatkan hasil tangkaran. Awalnya hanya iseng saja. Tetapi setelah dia bergabung menjadi anggota APBN (Asosiasi Penangkar Burung Nusantara) Korwil Jakarta Raya, telah merubah sudut pandangnya tentang dunia penangkaran.

Selain menangkar, pria yang terjun dalam bidang konsultan kontraktor juga aktif turun dalam kompetisi. Dan jagoan murai batu lapangannya yang bernama Sydney juga telah masuk sangkar tangkaran.

Mas Anjas di depan kandang tangkarannya.

“Saya termasuk yang beruntung menjadi anggota APBN. Banyak hal yang bisa saya dapatkan di sini. Selain tambah saudara, juga dapat ilmu. Kita bisa saling sharing membahas keberhasilan dalam menangkar burung. Selain itu, dengan menggunakan ring APBN dapat mengangkat moral kita sebagai penangkar”, ujar Mas Anjas di rumahnya.

Sekarang IMB sudah punya lima pasang murai batu yang produksinya sudah mapan. Padahal sebelum masuk APBN hanya ada sepasang indukan. Dan koleksi jantan lainnya hanya untuk kompetisi.

Anakan masih diloloh indukan. Dipisah setelah satu bulan atau sudah bisa mandiri.

“Sekarang sudah mulai jarang turun ke lapangan. Semua koleksi jantan saya pasangkan dan masuk kandang penangkaran. Hasilnya juga lumayan. Karena untuk hasil indukan yang biasa saya bawa kompetisi harganya sangat bagus. Bahkan anakan dari Sydney bisa laku dua belas juta. Padahal umurnya baru sebulan dan baru belajar makan sendiri. Dan dari awal diloloh indukannya saya sudah menggunakan voer Ronggolawe kasar coklat”, lanjut Mas Anjas menambahkan.

Tidak cukup sampai di sini saja. Bahkan sekarang IMB sudah menambah kandang tangkarannya. Dan sudah menyiapkan dua pasang tledekan untuk coba ditangkarkan. Mas Anjas juga sangat komunikatif dan terbuka ketika membahas tentang penangkaran. Dan dia selalu ada di 0813 8043 1485. (red#1)