Ijo Mania Sejagad – Karena Iri Tidak Harus Mendengki

155

“Komunitas ini terbantuk karena rasa iri, iri lihat yang punya komunitas masing-masing. Kenari, murai batu apalagi love bird. Makanya waktu itu Om Deden Jumbo, Mang Mansur, Om Nisam, Abeh Qnan, Om David dan saya sendiri serta beberapa kawan yang lain sepakat membentuk komunitas cucak hijau, saat itu kita sering berkumpul di gantangan JBBC. Perdana dideklarasikan di Riung Pasundan pada tiga tahun yang lalu. Ijo Mania Sejagad menyatukan semua pecinta cucak hijau dari BC/SF manapun, jadi kami adalah benar-benar komunitas pecinta cucak hijau dan terbuka untuk siapapun.” Ujar om Jaka Satria saat dihubungi di acara 3th Anniversary (Koko,28/04/2019)

Ijo Mania Sejagad – Selalu kompak

Ijo Mania Sejagad akhirnya nama inilah yang dipilih, karena anggotanya terdiri dari banyak BC/SF, tidak hanya dari wilayah Cikarang saja tadi juga banyak luar. Bukan hanya milik orang Cikarang, ini terbukti untuk anniversary ke tiganya diadakan di Bekasi, gantangan Koko Team.

Agenda rutin Ijo Mania Sejagad seharusnya adalah kopdar pertiga bulan, namun belakangan ini sempat terhenti karena kesibukan masing-masing. Akan tetapi semua tetap aktif bersilaturahni di gantangan.

“Kepengurusan kita hanya penunjukan saja, diantaranya yang dituakan adalah Om Deden Jumbo, Mang Mansur dan saya juga salah satunya serta didukung oleh banyak anggota lain yang sangat aktif dan membuat Ijo Mania Sejagad bisa berjalan. Semua keputusan diambil dengan musyawarah. Jadi intinya kita semua sama. Disini juga yang punya burung jelek, bagus, pemain baru, pemain senior semua sama, hanya tinggal kitanya dilapangan. Kalo kita respect sama semua orang pasti sebaliknya walaupun itu pemain baru. Untuk anggota memang belum ada pendataan resmi, tapi Alhamdulillah setiap kita adakan acara pasti selalu disambut dengan respon yang baik, bukan hanya dari Cucak Hijau Mania saja, tapi dari semuanya” ujar Om Nisam salah satu kicau mania yang dituakan di Ijo Mania Sejagad saat ditemui di Lap. Koko.

Indahnya kebersamaan Cimi bersama Ijo Mania Sejagad

Walaupun banyak anggota yang berada di Cikarang, begitu pula untuk para tetuanya, Ijo Mania Sejagad diperuntukan untuk semua kicau mania di Indonesia. Terbukti dengan setiap acara anniversary yang berpindah. Ijo Mania Sejagad ingin merangkul semua pencinta cucak hijau dari seluruh wilayah Indonesia. Untuk di Cikarang sendiri nama-nama tetua Ijo Mania Sejagad adalah jaminan untuk ramainya semua event yang mereka adakan. Hal itu karena  para tetua ini adalah pemain senior yang selalu santun di lapangan sehingga dihormati baik oleh pemain atau EO, hal itu pula yang selalu menjadi contoh bagi para pemain lainya.

“Ijo Mania Sejagad tidak hanya milik orang cikarang perdana dulu diadakan di Riung Pasundan Cikarang, yang kedua diadakan di Andika Cibitung, ini yang ketiga diadakan di Koko Bekasi. Tidak menutup kemungkinan untuk nanti diadakan di Jakarta” ujar om Hanif salah satu pengerak yang aktif.

Om Japung – Saya jadi anggota saja, tapi selalu siap meramaiakan Ijo Mania Sejagad.

Harapan beberapa kicau mania yang ditemui di lokasi yang juga pastinya mewakili banyak kicau mania lainya, kedepan dengan seringnya diadakan kopdar seperti ini Cucak Ijo Mania akan semakin solid. Mereka sadar bahwa cucak ijo masih masuk sebagai salah satu burung yang di lindungi. Melalui komunitas seperti ini nantinya diharapkan dapat menjadi wakil untuk menyuarakan suara para kicau mania khususnya cucak hijau kepada pemerintah agar tidah lagi masuk dalam daftar yang dilindungi.