Hyper Mengamuk Bungkam Ambisi Lawan

61

“Guyuran hujan yang sangat dasyat,  turun dengan tiba – tiba, untung saja sesi Murai Batu kelas Murai Batu Tinjomoyo sudah hampir berakhir, akan tetapi gelegar petir turut mengiri tembakan-tembakan ganas yang terlontar dari paruh hitam nan legam Hyper , yang tak kunjung berhenti untuk diam sejenak“.

Dengan kondisi yang tidak memungkinkan ini, Hyper harus kembali ke kediaman Mr. Hary Arya Singgle Fighter, meski performa dari Hyper tidak berkurang waktu itu, namun apa harus dikata, untuk membuat Hyper bekerja  maksimal diatas gantangan, di butuhkan energy dan pemikiran yang tidak sedikit.

Mengolah Hyper untuk tampil maksimal, sebenarnya sangat mudah, karena Hyper merupakan burung yang memiliki karakter “ ASBUN “ (Asal Bunyi ), saat melihat lawan. Apalagi saat melihat lawan yang mulai terlihat bengis, Hyper langsung persiapkan amunisi di saluran tenggorokannya, untuk di lontarkan secara cepat dan tiba-tiba, tak heran bila ada lawan di sekitar Hyper langsung terdiam, Bungkam dibuatnya.

Bak mesin Diesel, Hyper sebenarnya memiliki power yang sangat tangguh , perlahan namun pasti, power Hyper akan segera terdongkrak, setelah dianginkan sebentar, dan melihat suasana di luar kerodongnya, bahkan terkadang, apabila Mr. Ulik Sang Perawat,  lupa untuk mengerodong rapat-rapat, Hyper akan terus berbunyi , dan inilah yang paling di takutkan, karena akan menguras power sebelum naik diatas gantangan.

Untuk mempersiapkan Hyper di atas gantangan, saat perawatan harian cukup mudah, Jemur setiap hari, pengembunan, jangkrik setiap hari empat pagi dan empat sore, selalu mandi karamba setiap hari pagi dan sore, serta memberikan Voer Nanjung 105 Produksi Ebod Jaya,  setiap hari agar stamina Hyper teratasi dan tidak mudah lelah, untuk gantang di beberapa sesi.Menurut Om. Ulik, penggunaaan Voer Nanjung secara tepat, serta selalu ganti yang baru setiap hari, membuat Hyper tidak pernah kehabisan tenaga, tidak lupa untuk tetesan Ebod Vit dan Ebod Strong, selalu ada meskipun saat itu cuaca sangat terik dan perjalanan yang ditempuh dari Kota Semarang, ke Kota lain sangatlah jauh untuk menjaga stamina Hyper.