Herdi, Poles Murai Prospek Jadi Prestasi

425

Dalam arena kompetisi tentu tidak ada yang mudah untuk menjadi pemenang. Begitu juga dalam arena kompetisi burung berkicau. Hanya burung-burung terbaiklah yang bisa jadi juara. Tidak ada yang instan. Proses menjadi pemenang butuh melewati beberapa tahapan yang mau tidak mau harus dilewati.

Apalagi dalam persaingan jenis burung murai batu. Kompetisi semakin ketat. Jangankan untuk kompetisi tingkat nasional. Ditingkat regional atau lokalan juga tidak kalah ketatnya.

Banyak cara untuk menjadi juara di kelas murai batu. Cara mudahnya adalah kita beli burung yang sudah berprestasi. Tapi resikonya harus menyiapkan uang yang tidak sedikit. Untuk murai batu yang sudah berprestasi dalam kompetisi nasional harganya bisa mencapai di atas tiga ratus juta rupiah. Sungguh jumlah uang yang fantastis.

Ada juga cara yang sulit. Tetapi biayanya jauh hemat. Tetapi tidak murah juga. Tetap harus menyiapkan uang yang lumayan. Kita bisa mengawali dengan mencari murai batu yang belum juara. Tetapi sudah memiliki ciri-ciri burung berkwalitas. Minimal katurangganya sudah punya. Dari mulai postur badan, volume keras dan “isian” yang cukup bervariasi. Murai batu seperti ini bisa dihargai sebesar sepuluh juta rupiah. Ini belum punya prestasi juara apapun.

Hal ini bisa kita lakukan dan bukan hal yang tidak mungkin. Yang penting kesabaran dan ketelatenan dalam merawat murai batu tersebut harus ekstra.

Seperti yang telah dilakukan Herdi. Salah satu penghoby dari Pondok Gede. Nama ini tentu sudah tidak asing lagi untuk penggemar kompetisi burung berkicau. Dia memang terkenal sebagai pencari bakat atau pengorbit burung-burung juara dalam arena kompetisi.

Belum lama ini Herdi telah berhasil memoles Raven. Murai batu salah satu koleksinya yang diberi nama Raven sudah mulai menunjukan performa terbaiknya. Beberapa kompetisi lokalan atau regional sudah dapat diraih dengan mudah.

“Bakat Raven suda terlihat dari awal saya mendapatinya. Postur bagus, ekor panjang, volume tajam dan sudah punya materi “isian” walau tidak terlalu komplit. Saat itu saya membelinya seharga sepuluh juta. Sekarang tentu saja harganya sudah beda. Apa bila harga cocok saya rela melepas Raven”, ucap Herdi ketika ditemui dalam arena latber Kecapi Enterprise di daerah Jatiwarna.

Dalam kesempatan tersebut juga herdi memberikan sedikit kiat khusus supaya murai batu bisa berprestasi. “Selain kita harus memahami karakter burungnnya. Kita juga harus benar-benar dalam merawatnya sehari-hari. Harus dengan hati. Dan juga kita harus sering-sering melatih dalam arena latber. Latihan yang rutin sangat bagus untuk melatih kekuatan mental dari burung itu sendiri. Juga jangan lupa kita harus memberikan suplemen atau vitamin. Saya sendiri selalu menggunakan produk dari Ebod Jaya. Murai Strong itu sangat bagus untuk menambah stamina murai batu kita ketika turun dalam kompetisi”, papar Herdi menambahkan.

Itulah keahlian dari Herdi atau biasa disapa dengan panggilan Kang Herdi. Pria ramah ini juga sangat terbuka ketika bicara tentang perawaran burung-burung koleksi jagoannya. Apabila ada rekan-rekan yang ingin sharing perawatan bisa menghubunginya dengan telpon atau WA di +62 822-1027-3309. (red#1)