H. Ali Asal Brebes, Anis Merah Tetap Di Hati

74

Mediaronggolawe.id – Sebelum tahun 2010, Punglor atau yang lebih dikenal dengan nama Anis Merah, adalah jenis burung kicau yang paling diminati oleh Kicau Mania. Bahkan Anis Merah dianggap burung nomor satu disetiap event. Tidak lengkap kalau belum mempunyai ANis Merah, katanya. Disusul Murai Batu. Namun sepuluh tahun terakhir, jenis burung ini seolah-olah hilang dari peredaran. Hanya daerah-daerah tertentu yang masih eksis, itu pun belum bisa memenuhi semua nomor gantang.

Apakah itu berarti penggemar si ahli teler ini habis ? Jawabannya tegas, TIDAK !
Adalah Kicau Mania yang berasal dari Brebes, sejak 1990 an sampai sekarang, 2020-red, Anis Merah masih menjadi kelangenan. Bahkan amunisi Anis Merah yang dipeliharanya mencapai jumlah 8 ekor. Kesemuanya burung kelas lomba.
Ya, Sosok kita yang satu ini adalah, H. Ali namanya. Asal Brebes Jawa tengah.

Kiri-kanan. H. Ali . Fandi

Hampir setiap event yang mencantumkan Anis Merah sebagai jenis burung yang dilombakan, pasti selalu datang, dan bukan hanya 1 burung yang diturunkan, melainkan 3 burung sekaligus diturunkan dalam satu kelas.

Kiri-ke kakan. Tropi 2003. 2020, yang menunjukkan eksisnya H. ALi dalam memainkan ANis Merah

Sebagai seorang yang profesi utamanya adalah Kontraktor, waktu begitu sangat lah berharga. Lalu bagaimana cara merawat ke-8 ekor Anis-nya ?

Dalam merawat burung, Pak Haji Ali dibantu oleh dua orang, Om Muslih dan Om Kholik. Menurut Pak Haji Ali, perawatan burung tidaklah terlalu rumit. Sehabis sholat Subuh, semua burung dikeluarkan (istilah burung, diembunkan), dengan posisi saling berjauhan. Menjelang siang, burung didinginkan, dimandikan, sambil kandang dibersihkan (tugas Om Muslih), mengganti pakan, memberikan menu rutin. Untuk setiap burung menu kebiasaannya/harian berbeda-beda, ada yang diberi buah pepaya, cacing dan serangga. Setelah semua rutinitas bersih-bersih selesai, semua burung dikerodong sampai hari berikutnya.

Brandal, Brekele, Hotmix, Buldozer, Kliwon, Pentagon, adalah nama-nama yang diberikan kepada Anis Merah-nya. Masing-masing mempunyai gaya dan irama yang berbeda-beda, dan pemberian menunya pun juga berbeda-beda. Ketika ditanya soal harga, Pak H. Ali tidak memberikan jawaban, hanya memberikan kisaran, “Di atas 10 lahhh, yang di atas 20 juga adaaaa,,,”, jawabnya santai.

Dalam kesempatan bincang-bincang dengan Media, Pak H. Ali yang pernah menjabat sebagai Ketua Jaka Poleng (Komunitas Kicau Mania Brebes tahun 2000 an-red) mengajak kepada Kicau Mania untuk meramaikan kembali komunitas Anis Merah di tiap daerah. (yus-tegal)