GARDA EBOD JAYA BALI CUP 1 DI RAMAIKAN PUNGLOR MERAH DAN MURAI BATU JAWARA

Di even yang di selenggarakan minggu 29 september 2019 adalah event yang sangat di tunggu tunggu bagi para kicau mania, terutama adalah para pecinta murai batu dan anis merah
bagai mana tidak, di kelas murai batu sendiri di dukung penuh oleh Komunitas Murai Mania Bali yang mana para jawara dari berbagai lintas EO hadir di gelaran yang di adakan di gantangan Mawang Ubud, Bali
Mr, Jhon pantau selaku pentolan Komunitas Murai Mania Bali sudah menyatakan dukungan penuh dan mengerahkan anggotanya untuk mensuport gelaran Garda Ebod Jaya Bali Cup 1 ini
dan benar saja beberapa murai yang tembus event nasioalpun turut meramaikan event ini, dan menjadikan kelas murai batu menjadi kelas yang sangat bergengsi, dan persaingan ketat
bukan hal mudah untuk juri menentukan juara yang layak koncer 1 di karenakan hampir semua burung kerja saat itu
tensi perlombaan pun sangat tinggi para pemilik burung pun tak mau kalah berteriak untuk mendapatkan perhatian juri,
dan alhasil lomba pun di berhentikan beberapa saat agar pemain tenang, karena akan sangat sulit memberikan kinerja 100% juri kalau suasana gaduh
dan setelah di rasa teriakan pemain sudah mulai reda penjurian pun di lanjutkan kembali dan juri pun benar benar fokus membidik mana burung yang layak juara 1
dan stelah sesion murai ke 2 penonton pun mulai berkurang teriakannya dan mulai menikmati kinerja burung di gantangan
karena sesion ke 2 adalah sesi pamungkas, yang memperebutkan hadiah kejuaraaan utama maka sangat di maklumi kalau tensi pun sangat tinggi
penonton pun sudah mulai jeli dan melihat dengan jelas mana burung yang kerja dan mana yang tidak
meskipun kondisi lomba berjalan dengan tensi tinggi apresiasi kami berikan kepada kicau mania terutama di kelas murai batu meskipun ada sedikit komplain tapi dengan sopan menanyakan kepada korlap dan alasannya pun dapat di terima oleh pemain
dan di lomba kali ini Murai batu Dewa langir jr Besutan Mr I wayan mardika yasa mutlak menjadi Best Of The Best
dan kami ucapkan terima kasih juga sebanyak banyaknya kepada Mr. jhon pantau yang memilih Gelaran Garda Ebod Jaya Bali Cup 1 untuk final Liga murai batu meskipun banyak EO yang mengadakan lomba secara bersamaan
Di kelas anis merah pun hampir full peserta, meskipun begitu bukan berarti kelas anis merah menjadi kelas yang adem ayem,
Bukan rahasia lagi kalo kekuatan anis merah di bali, khususnya bali timur menjadi salah satu kekuatan yang di segani
banyak para jawara nasional yang berasal dr daerah timur,
persaingan di kelas anos merah pun memanas, di karenakan banyak gacoan gacoan yang handal di turunkan di event tersebut, karen menganggap Event Garda Ebod Jaya Bali Cup 1 adalah ajang bergengsi
dan benar saja meskipun banyak pemain yang berteriak tetapi lomba masih berjalan kondusif
dan untuk di kelas anis merah pemain pun puas dengan hasil penjurian yang di suguhkan karena biring yang juara benar benar yang layak menjadi jawara di saat itu
dan terima kasih kami ucapkan untuk semua kicau mania yang telah meramaikan gelaran ini dan semoga kedepannya selalu jaga kekompakan dan silaturrahmi antar pemain agar perlombaan tetap berjalan kondusif
dan meskipun jagoannya belum juara di event kali ini dapat juara di event berikutnya
karena kalah hari ini bukan lah akhir dari segalanya, yang penting niat silaturahmi dan menjaga persaudaraan antar kicau mania semakin erat dan makin jaya kedepannya

 

 

Penulis

Alfian riza