Gantang Di Launching APBN Sumut Kacer Dragon Pecahkan Misteri Gantang Pinggir

379
Kacer Dragon, Andalan Amrizal dari MBK BC, Medan. (Foto: Halim Project)

MEDAN – Kacer Dragon, milik Amrizal dari MBK BC, dua kali juara satu atau double winner di lomba launching lapangan kicau Asosiasi Penangkar Burung Nusantara (APBN) Korwil Sumut, Minggu 31 Maret 2019. Karena meraih juara di kelas utama, Dragon pun dinobatkan menjadi Kacer Duta APBN Korwil Sumut.  Di kelas murai batu, gelar itu disematkan pada Pajero, milik Nursal, kicau mania asal Langsa, Aceh Timur.

Itu sesuai dengan pernyataan Ketua APBN Sumut, Manik Ginting, yang sebelumnya menyatakan, bahwa juara satu di kelas utama murai batu ekor putih dan kacer akan ditetapkan sebagai duta APBN Korwil Sumut untuk mengikuti lomba burung berkicau di Pulau Jawa.

Sebagai hadiah, APBN Sumut akan memfasilitasi jika pemilik burung ingin gantang di Pulau Jawa. Fasilitas tersebut berupa tiket pulang dan pergi.

Tak bisa dipungkiri, Gelar Kacer Duta membuat sang pemilik Amrizal merasa bangga. Tapi, dibalik itu semua, ada yang membuat Amrizal lebih senang lagi. Sebab, gelar double winner yang diraih dari lapangan APBN Korwil Sumut, saat Kacer Dragon, andalannya itu gantang  di tengah.

Amrizal dan Kacer Dragon andalannya usai gantang di Lapangan APBN Korwil Sumut, Minggu 31 Maret 2019. (foto: Halim Project)

Itu artinya, nyinyir yang menyebut Kacer Dragon hanya bisa meraih juara 1 kalau gantang pinggir alias 1 atau 6, telah terbantahkan.  Amrizal memang mengakui, Dragon pernah gagal meraih juara saat gantang di tengah. Tapi saat itu, ada situasi yang mengganggu Kacer Dragon. “Tak jauh dari gantangannya ada kacer nabrak-nabrak dan itu sangat mengganggu bagi Dragon,” kata Amrizal, kepada mediaronggolawe.id, kemarin. Tapi sekali lagi penampilan di APBN Sumut telah mementahkan semua tudiangan bahwa Kacer Dragon hanya bisa juara jika gantang di pinggir.

Kacer Dragon baru sekitar dua tahun bersama Amrizal. Selama dalam rawatannya, Dragon sudah gantang di berbagai lomba di Sumbagut. Diantaranya, Sumut, Padang, dan Aceh. Dan telah pula mengumpulkan sekitar 100 sertifikat juara 1 dan 50 lembar gelar juara 2.

Degi segi rawatan tak jauh beda dengan kacer-kacer lain. Mandi,  jemur dan umbar adalah rawatan harian yang harus dijalani. Ekstra voding terbiasa dengan jangkrik, ulat hongkong dan ulat bambu. Forsi antara 10-30 ekor per hari. (sihotang-medan)

Lahir di Parlilitan 24 Maret 1967. Menyelesaikan pendidikan SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi (S1). Pernah bekerja sebagai wartawan foto di Harian Bisnis Indonesia Jakarta, Wartawan Foto di Harian Solo Pos di Solo. Wartawan, redaktur, kordinator liputan, pemred, pimpinan umum dan Dirut di Posmetro Medan (media Jawa Pos grup). Pernah mengikuti pertemuan pemimpin media se Asia. Pernah mengikuti pendidikan keungan di Grup Jawa Pon. Pernah menerima penghargaan dari menteri komunikasi dan informasi atas kepatuhan melakukan kewajiban koreksi dalam pemberitaan.