Format Kompetisi 36 G KM Cepoko Mulyo, Bangkitkan Kembali Gairah Komunitas Kacer Yogyakarta

103

 

Para pecinta Kacer Yogayakarat yang tergabung dalam komunitas Kacer Yogyakarta ( KMY ) kembali bergairah dengan diadakannya format baru Tarung Derajat Kacer 36 Gantangan yang berlangsung pada Minggu, 24 Maret 2019 lalu di KM Cepoko Mulyo.

Secara teknis, sistem 36 g, yang digagas rekan – rekan KMY berjalan lancar, Damar salah satu anggota mengatakan sistem lomba dengan format 36 gantangan dirasa sangat efektif, dimana selain penonton/peserta tertib, sistem lomba seperti ini dianggap sebagai satu langkah perubahan yang positif dan mampu memebangkitakan gairah rekan – rekan pecinta burung kacer, khususnya Yogyakarta.

“ Salah satu langkah pembaruan dan perubahan yang dilakukan rekan – rekan KMY dalam mempersembahkan kompetisi ideal, hingga benar – benar bisa dinikmati semua kalangan, terus terang, baik saya secara pribadi maupun rekan – rekan yang lain merasa puas dengan format seperti ini “ ujarnya menambahkan.

Kontes kacer 36 gantangan bermula dari iseng – iseng salah satu rekan yang tergabung dalam grup Whats Up. Hal yang unik dari kontes kali ini ialah, mempererat tali persaudaraan, meskipun burung diatas gantangan tarung, namun tanpa mengedepankan gengsi Meraka masih bisa berbaur dan saling bercanda. Mengintip keseruan lomba Kacer Mania Yogyakarta Bisa klik tautan dibawah ini :

Format kompetisi 36 gantangan ini menggandeng team juri Ronggolawe Nusantara DPW Yogyakarta, dalam pelaksanaanya mula – mula para peserta, satu persatu memasuki lapangan sembari mengabil satu tiket berisi nomor gantangan, nomor gantangan sengaja diacak atau diambil saecara langsung begitu peserta masuk lapngan, hal ini dilakukan agar masing – masing peserta ataupun team juri merasa nyaman.

Setelah semua peserta mendapat no gantangan dan burung dinaikan serempak, barulah team juri mulai masuk lapangan untuk menilai, penilaian berjalan selama 15 menit dengan masa toleransi 1 menit, sebaliknya semua peserta dipersilahkan untuk masuk kedalam lapangan dengan konsekuensi non teriak atau membunyikan benda – benda lain.

“ Benar – benar format lomba yang fair, baik juri ataupun peserta bisa bekerja secara maksimal, dalam penggantangan burung juga serempak,tidak saling tunggu, peserta tertib tanpa teriak, sehingga team juri  tidak terganggu dalam hal pantauan “ cloteh Mamat Bakso salah satu peserta.

Merawat burung jagoan tanpa ribet bersama Voer Premium Nanjung 105, Pengganti EF Jangkrik & Kroto, Burung Tetap Berstamina dan Stabil Meraih podium 

Rencanananya penerapan kontes khusus 36 gantangan seperti juga bakalkembali dilaksanakan dibeberapa ajang, “ maunya sih menjadi agenda rutin untuk rekan – rekan komunitas kacer Yogyakarta, sebab format ini benar – benar sempurna dan bisa dinikmati “

Selain itu, dengan diadakanya kontes khusus ini, mayoritas sesama pecinta burung hitam putih Jogja datang, semacam kopdar kecil – kecilan, saharing masalah perawatan, jual  beli dan lain sebabagianya yang bersifat positif.