Fighter dan Kongslet Adalah Seni yang Indah

1679

Kongslet akhir-akhir ini selalu menjadi perdebatan khususnya bagi penggemar lomba burung jenis paruh bengkok yaitu Love Bird, hal ini tentu tak lepas dari fakta diatas lapangan bahwa LB. Kongslet selalu mendominasi tabel atas kejuaraan sehingga tak heran banyak pecinta LB. Fighter merasa harus ada solusi tentang fenomena ini.

Menurut sebagian pecinta Love Bird, memiliki Kongslet merupakan impian dan juga keinginan karena tak semuanya penggemarnya bisa membuat gacoannya bisa memiliki sifat kongslet, Selain faktor hoky atau keberuntungan tentu hal itu adalah anugrah rezeki bagi yang beruntung memilikinya.

Banyak orang mencari setingan LB. Kongslet akhir-akhir ini dan parahnya lagi banyak yang memaksakan kehendak dengan memberikan ramuan-ramuan obat yang boleh dibilang bedasarkan riset mereka sendiri dan banyak pula berujung kematian pada burung secara berlahan serta parahnya lagi banyak kalangan pemain love bird yang memaksakan kehendak agar burungnya saat lomba dibilang kongslet dengan dasar suara minor, merem melek, bulu mengembang, hal itu sering saya jumpai saat lomba kelas Love Bird berlangsung dan acap kali menimbulkan perselisihan antar juri dan peserta.

Sebenarnya banyak solusi-solusi yang fair antara keberadaan LB. Fighter dan Non Fighter ( Kongslet, semi Kongslet, merem melek) yang dilakukan oleh EO selaku pengelola gantangan, yaitu dengan memisahkan jenis kelompok ini dan itu merupakan solusi yang fair dan tepat menanggapi masalah ini dan tentu bedasarkan aturan-aturan yang telah ditetapkan dan difahami kicau mania.

Bahkan yang tergres dan terbaru yaitu adanya salah satu Organisasi perburungan terbesar di indonesia yang menerapkan LB. Fighter sebagai dasar acuan penilaian dan menghapus LB. Kongslet, entah sebuah terobosan atau bunuh diri, yang pasti keputusan itu harus dihormati sebagai sebuah ragam dan perbedaan yang indah.

LB. Kongslet bagi penggemarnya adalah anugrah dan impian karena bisa dijadikan ladang mesin pencetak uang, sedang LB. Fighter bagi penggemarnya adalah bentuk kepuasan dengan gaya dan suara ngekek yang tegas dan tembus dan dianggap marwah asli kelas Love Bird bagi pecintanya.

Intinya kita tidak perlu berdebat dengan fenomena yang terjadi sekarang ini, tetap fokus pada jalur yang ingin kita capai karena pada dasarnya Fighter dan Kongslet adalah seni yang indah. (Ganda).