Mediaronggolawe.id, Pekanbaru – Om Ferdy arema asal Pekanbaru baru saja mentake over murai batu toole seharga 50jt dari om Ari toole Padang Sumbar. Murai batu toole yang sudah langganan juara di Padang ini memang sudah lama dipantau perkembangannya oleh om ferdy,  sejak 4 tahun yang lalu beliau mengamati perkembangan murai toole ini. Dan akhirnya setelah lama menunggu murai ini berkembang, om Ferdy merasa waktu ini lah yang tepat untuk mentake over murai ini.           Murai Toole milik om Ari Toole Padang ini memang stabil prestasinya baik itu skala latpres maupun skala lomba besar.

Alhamdulillah Murai Toole sampai saat di take over masih stabil, dengan jam terbang yang tinggi dan kemampuan yang teruji di arema lomba, membuat om Ferdy Arema menggaet untuk memboyong murai toole ke Pekanbaru.

Murai ini mempunyai kemampuan volume diatas rata-rata dari murai lainnya, selain itu murai ini bermaterikan irama lagu yang komplit disertai tembakan panjang-panjang dan kasar. Gaya main pun diatas gantangan sangat menonjol yakni main sujut-sujut sambil sekali-kali mengibaskan ekornya yang panjang.

setelah ditake over dari Padang, murai ini sampai ke Pekanbaru minggu pagi. Murai ini lansung dikondisikan oleh om Ferdy dari perjalanan yang sungguh melelahkan dari Padang ke Pekanbaru.

Om Ferdy tidak terlalu lama mengkondisikan murai Toole, karena Jumat (1/2/19) om Ferdy lansung mencoba murai ini digantangan. Terbukti murai yang diikutkan dikelas utama Loss gantangan berhasil menjadi juara pertama. Om Ferdy sangat puas melihat penampilan Murai yang ditake over nya, terbukti murai ini mainnya sangat dominan dan kerja dengan bongkar lagu berupa cililin, kenari jenggot, lovebird, dan ditutup dengan burung-burung kecil diakhirnya.

Untuk kedepan om Ferdy terus akan melombakan murai ini di iven-iven Pekanbaru dan sekitarnya. Nama om Ferdy Arema tidak asing lagi bagi kicaumania Pekanbaru, beliau memang sudah lama menjadi penghoby dunia kicauan. Dengan dukungan penuh keluarganya, beliau sangat yakin akan menuai sukses di dunia hoby kicauan ini. Apalagi dunia kicau ini sudah digelutinya semenjak bangku kuliah sampai dengan saat ini. Hobi yang digelutinya hanya untuk menghilangkan suntuk dan penat dalam kesibukan keseharian. (efn).