Erick Sichur Ponorogo Ferrari Team, Tak Salah Pilih Take Over Cucak Hijau Stroom

82

Betapa bangganya memiliki gacoan yang memiliki segudang prestasi dan burung tersebut adalah burung cucak hijau. Burung yang saat ini merupakan salah satu burung terfaforit pilihan kicau mania ini, memang terbilang gampang-gampang susah mulai dari perawatannya maupun saat menampilkan di lapangan. Oleh karena itu, kelas Cucak Hijau merupakan kelas yang sangat prestisius.

Banyak kicau mania yang memiliki gacoan burung jenis ini melakukan berbagai cara untuk mendapatkan burung impiannya. Mulai dengan memberikan pemasteran dengan berbagai jenis suara sampai dengan melakukan perawatan-perawatan yang ekstrim. Namun hal itu tidak berpengaruh pada Erick SichurPonorogo Ferrari team ini. Cucak ijo andalannya yaitu Stroom hanya diberikan rawatan-rawatan normal seperti halnya merawat cucak hijau-cucak hijau biasanya.

Stroom saat ini mulai dikenal di kalangan kicau mania baik di blok tengah maupun blok timur. Sudah banyak prestasi yang didapat Stroom saat mengikuti gelaran lomba baik di daerahnya sendiri maupun di luar daerahnnya. Stroom mampu bersaing dengan cucak hijau-cucak hijau jawara dan sangat sulit dikalahkan lawan-lawannya.

Belum lama ini Stroom mampu Berjaya digelaran Launching Ronggolawe Ponorogo Yuvan’s Enterprize dengan catatan Double Winner, dan Sultan Cup III yang diadakan di Madiun. Sebelum-sebelumnya Stroom juga sudah Berjaya di event-event serupa yang pernah diikutinya. Dengan segudang prestasi yang didapatkan Stroom ini, semakin membuat bangga sang pemilik yaitu Erick Sichur yang membela Ferrari team.

Memang semua itu tak lepas dari kesabaran dan ketelatenan dari Erick Sichur dalam merawat Stroom. Menurutnya, Stroom tidak pernah diberikan rawatan yang aneh-aneh. Dengan rawatan yang normal dan mudah sudah mampu membuat Stroom selalu dalam kondisi yang prima dan stabil. Rawatan-rawatan tersebut antara lain :

  1. Buka kerodong pada pagi hari kurang lebih pukul 6 atau 7 pagi, angin-anginkan diteras sebentar agar burung dapat beradaptasi dengan cuaca dan lingkungan sekitar. Jangan langsung memandikan burung saat burung baru di buka kerodong.
  2. Stroom selalu mandi dikeramba dan tak lupa selalu mencampurkan ramuan berkhasiat dari produk Ebod Jaya yaitu Shampo Jatijajar yang mampu membunuh bakteri dan kuman yang ada ditubuh burung.
  3. Bersihkan sangkar setiap hari dengan larutan disinfektan atau juga bisa menggunakan Shampo jatijajar yang lebih murah harganya dan dijamin keampuhannya
  4. Setelah proses mandi, jemur burung dibawah sinar matahari. Penjemuran ini jangan dilakukan terlalu lama, cukup 1 – 2 jam saja atau jangan melebihi pukul 11 siang
  5. Berikan pakan berupa pisang kepok putih untuk makanan hariannya atau juga bisa diberikan buah apel atau pepaya. Hal ini bisa disesuaikan dengan kondisi burung saat itu. Pemberian extra fooding berupa jangkring diberikan setiap pagi dan sore hari masing-masing 3 – 5 Penambahan kroto atau ulat hongkong biasanya pada saat akan mengikuti lomba untuk meningkatkan birahi burung
  6. Setelah penjemuran selesai angin-anginkan sebentar diteras kemudian dapat dikerodong sampai sore hari. Untuk menambah isian bunyi burung lakukan pemasteran bisa menggunakan burung masteran yang anda miliki atau dengan audio Mp3. Buka kerodong pada sore hari sembari diberikan jangkrik kembali. Tutup kerodong lagi dan dapat dibuka keesokan harinya. Jangan pernah mengagetkan burung cucak ijo pada saat burung ini sudah dalam keadaan tertidur karena akan berakibat fatal dan dapat menyebabkan kematian pada burung.

Itulah rawatan yang selalu diberikan Erick Sichur kepada Stroom.  Dan saat ini sudah banyak yang mengincar Stroom karena banyaknya prestasi yang dimilikinya, namun Erick Sichur masih enggan berpisah dengan burung kesayangannya ini. Semoga saja, dengan Stroom masih ditangan Erick Sichur ini, semakin menambah prestasinya dan selalu menjadi cucak hijau faforit di kalangan kicau mania.

( mediaronggolawe )