Empat Kali Juara, Ya Saman Sudah Ditawar Puluhan Juta Rupiah

369

PALEMBANG – Aksi love bird bernama Ya Saman menjadi perhatian pemain love bird di Kota Palembang terutama di Lapangan Ronggolawe Abi Hasan. Pasalnya, burung konslet milik Darman ini sudah banyak ditawar meskipun baru beberapa kali juara.

“Ini burung ternakan sendiri. Induk jantan pernah berprestasi dulunya,” kata pria yang akrab dipanggil Mangcik Damang ini kepada MediaRonggolawe.Id, Jumat (19/4/2019) di sela lomba di Lapangan Ronggolawe Abi Hasan.

Pria 54 tahun ini mengatakan, di rumahnya ada 13 pasang love bird yang dipeliharanya. Semuanya love bird khusus ngekek dan beberapa love bird warna.

Pose love bird konslet bernama Ya Saman milik Darman saat lomba di Lapangan Ronggolawe Abi Hasan Palembang, Jumat (19/4/2019).

Menurut Damang, Ya Saman terpantau mempunyai durasi hampir dua menit, tepatnya 1 menit 50 detik. “Burungnya konslet kalau dipisahkan dari untulan,” jelasnya.

Damang menceritakan, Ya Saman yang merupakan love bird jenis fischer punya pasangan yang warnanya sama juga
Namun karena tidak cocok dan sering saling gigit, Ya Saman diberikan pasangan yang baru yakni love bird jenis mangsi.

Ikhwal harga Ya Saman yang cukup fantastis padahal belum banyak prestasi diceritakan Damang. “Ini (Ya Saman/red) baru saja ikut lomba dan usianya baru delapan bulan. Waktu juara yang keempat kali sudah bqnyak yang nawar. Tidak bisa saya sebutkan harganya, puluhan juta rupiah jelasnya. Tapi gak saya lepas dulu karena baru kali ini saya main burung lagi, jadi masih sayang,” kata pemilik bengkel dan custom sepeda motor ini.

 

Darman atau biasa akrab dipanggil Mangcik Damang menunjukkan produk Bio Fighter yang digunakan pada love bird kesayangannya di Lapangan Ronggolawe Abi Hasan Palembang, Jumat (19/4/2019).

Sampai sat ini menurut Damang, Ya Saman selalu menang setiap kali lomba di kelas Bebas Aksi (khusus burung love bird konslet/red). Perawatan harian yang dilakukan menurutnya tidak terlalu ribet dan merepotkan. “Dulu saya pemain murai batu, tapi perawatannya ribet dan harus banyak waktu. Makanya saya pilih pelihara love bird saat ini,” jelasnya.

Tiap hari Ya Saman rutin mandi pagi sekitar pukul 09.00 dengan cara disemprot setengah basah lalu diqnginkan sampai kering dan dijemur. “Kadang siang hari mandi sendiri dari tempat minumnya. Kalau embun jarang, paling satu minggu sekali,” ujar Damang.

Ya Saman diletakkan dalam kandang petak dan ditaruh glodok di dalamnya. Untuk pakan, tiap hari diberikan milet putih saja. Sedangkan makanan tambahan berupa jagung dan mentimun.

 

Pose love bird konslet milik Darman yang diberi nama Ya Saman saat berada di Lapangan Ronggolawe Abi Hasan Palembang, Jumat (19/4/2019).

Namun, Ya Saman juga pernah mencoba m3nggunakan produk Ebod yakni Bio Fighter. Bio Fighter adalah suplemen untuk love bird produk dari Ebod Jaya yang mengandung Formula yang bisa membuat Lovebird menjadi Fighter.

Bio Fighter ini terbuat dari nutrisi dengan fermentasi extra. Bahan-bahan alami dan dikombinasikan dengan berbagai vitamin dan asupan yang kaya untuk kebutuhan tubuh lovebird. Serta mampu mendongkrak stamina dan menambah gacor saat di arena kontes burung dan di rumah.

Manfaat Bio Fighter yakni mengatasi stress, merangsang burung untuk berkicau, memenuhi kebutuhan vitamin dan menjaga keseimbangan tubuh.

 

Darman alias Mangcik Damang bersama love bird konslet miliknya yakni Ya Saman sambil menunjukkan produk Bio Fighter disela Lomba di Lapangan Ronggolawe Abi Hasan Palembang, Jumat (19/4/2019).

Serta menjaga stamina burung, meningkatkan nafsu makan dan bikin love bird lebih agresif untuk bunyi dan gacor.

Aturan pakai Bio Fighter yakni pagi dan sore dengan cara ditetes dalam paruh secara langsung sebanyak 3 sampai 5 tetes selama satu minggu. Atau dilarutkan dalam cepuk minum sebanyak 5 sampai 7 tetes. Sedangkan untuk lomba pakai 1 jam sebelum ke lapangan.