EBOD JOS BIRD CHAMPIONSHIP – AJANG SILATURAHMI DAN ADU GENGSI KOMUNITAS BURUNG NUSANTARA

235
EBOD JOS BIRD CHAMPIONSHIP - AJANG SILATUTAHMI DAN ADU GENGSI KUMUNITAS BURUNG NUSANTARA

Mengambil tajuk EBOD JOSS BIRD CHAMPIONSHIP, lomba dan kompetisi burung berkicau 2 lapangan yang akan digelar di Cibubur pada hari Minggu, 17 Februari 2019 ini akan menjadi ajang adu gengsi bagi komunitas burung nusantara. Kang Ebod sendiri sebagai penggagas lomba yang turun langsung merangkul komunitas, diantaranya Tledekan, Anis Kembang, Anis Merah, Pleci, Ciblek dan Kacer. Aktif “blusukan” di grup-grup FB, serta berkomunikasi langsung dengan ketua-ketua komunitas yang ada ternyata sangat efektif dan mendapat sambutan yang luar biasa.  Seperti kita tahu burung-burung tersebut untuk lomba tingkat nasional sering terabaikan, dari jumlah kelas yang sedikit sampai jadwal yang dianak tirikan menurut mereka. Lomba skala nasional biasanya lebih mengutamankan burung-burung besar seperti  Murai Batu, Cucak Hijau, Kacer dan terutama Love Bird. Karena burung-burung tersebut masih menjadi primadona dan sumber pandapatan panitia penyelenggara.

Khusus untuk EBOD JOSS BIRD CHAMPIONSHIP terlihat nyata, jumlah kelasnya hanya memainkan 25 kelas perlapangan ini, semua kelas dibuat berimbang terutama kelas Love Bird yang jumlahnya jauh berkurang dari biasanya. Untuk komunitas Kacer dan Ciblek pada event ini harus berbangga karena dimainkan kelas BOB, nantinya dari masing-masing kelas umum untuk juara 1-10 akan dipertemukan kembali diakhir sesi untuk memperebutkan gelar burung terbaik.

25 kelas perlapangan ditambah BOB Kacer & Ciblek

Kacer adalah salah satu burung endemik yang mendapat perhatian Kang Ebod setelah murai batu, hal itu karena sudah banyak yang berhasil menangkarkannya, juga banyaknya komunitas serta seringnya diadakanya kopdar khusus kacer. Bahkan Kang Ebod sendiri memberi pengumuman untuk para penangkar Kacer agar menggukanan Ring APBN, karena nantinya pada bulan Juni untuk kacer yang menggunakan Ring APBN akan dibeli oleh Kang Ebod.

“Bagi penangkar Kacer, saya menganjurkan untuk menggunakan Ring APBN karena nanti pada bulan Juni untuk trotolan kacer yang menggunakan Ring APBN akan saya beli dengan harga pasaran yang informasinya dikisaran 300-400rb, untuk kedepan kelas kacer juga akan menggunakan wajib ring” ujar Kang Ebod pada suatu kesempatan, dan juga pernyataanya tersebut juga udah banyak dishare di media sosial.

Bahkan pada kegiatan terbarunya Kang Ebod bersama beberapa Aparat Pemerintahan  telah melepas liarkan 50 ekor kacer ke alam dan membuat Peraturan Desa (Perdes) mengenai pelarangan penangkapan burung liar di tanah kelahiranya Desa Somagede Kebumen – Jawa Tengah.

HOBI BURUNG – 50 Ekor Kacer Di Lepas Liarkan,H Ebod Mencanangkan Sidogede Kampung Ramah Burung

 

Komunitas kacer dari pejuru nusantara dipastikan hadir, saat ditemui di beberapa kopdar mereka menyatakan antusiasnya atas event ini.

“Rasanya baru kali ini ada event nasional memainkan BOB Kacer, apalagi untuk kacer dimainkan dikelas utama. Kacer Mania Cirebon dipastikan hadir” ujar Om Rizky Kacer selaku ketua KKC ditemui acara Kopdar Kacer Cirebon.

“Pasukan Kuningan siap full team, meramaiakan EBOD JOSS BIRD CHAMPIONSHIP. Apalagi ada BOB nya” Om Fajar ketua panitia Kopdar Kuningan menambakan.

Om Fajar – Kacer Mania Kuningan

“Diusahakan hadir full team, saya sudah berkomunikasi juga dengan Kang Ebod. Apalagi mendapat perhatian khusus, jadi merasa sangat terhormat. KMB Bandung siap meramaiakan acara di Cibubur nanti” Ujar kang Asep Pro saat di Cirebon, Kang Asep Pro adalah ketua KMB Bandung yang kacer manianya terkenal sangat solid

HPL – Siap meramaikan “Ke Kuningan aja jalan, apalagi ini Cibubur yang deket”
CKC – “Siap berpastisipasi, tiket sudah aman pokonya”

Selain kebetulan ada pula om Abdie Waluyo Humas Komunitas Tledekan Tangerang Raya yang hadir di Kopdar Kacer Kuningan bersama Om Kuncoro “Pasukan Biru Oren siap merapat pokonya, buat meramaikan Cibubur. Kami sudah komunikasi dengan kominitas lain semoga semua kelas bisa full gantangan untuk Tledekan”

Om Abdie Waluyo – Humas Tledekan Mania Tangerang

“Kalo jadwalnya bagus, dan di share dari jauh-jauh hari insya allah Kolibri bisa full gantangan semua sesi, seperti di Piala Wibawa Mukti. Team Komando siap merapat om. Apalagi kalo trophinya bagus” Om Argatama sebagai kordinator Kolibri Bekasi menambahkan saat di hubungi.

Trophy Spacial

Ini juga event kali kedua yang memainkan semua kelas Murai Batu Ring, semua murai yang turun berlomba wajib menggunakan ring. Hal tersebut sejalan dengan apa yang sedang digalakan oleh Kang Ebod memalui Asosiasi Penangkar Burung Nusantara (APBN). Untuk tahun-tahun kedepan semua burung yang dilombakan adalah burung hasil penangkaran, yang terutama dimulai dari murai batu terlebih dahulu. Salah satu program APBN adalah mengeluarkan Ring untuk para penangkar, karena tidak dipungkiri masih banyak peternak yang masih belum menggunakan ring. Untuk tahun-tahun awal ini setiap lomba nasional yang di sponsori oleh Ebod Jaya setiap kelas murai wajib ring. Untuk kedepan nantinya Kang Ebod meminta dukungan kepada pada semua pihak terutapa para penangkar anggota APBN dang Ronggolawe Nusantara untuk dapat mewujudkan target membuka kelas Murai Wajib Ring APBN pada tahun 2020.

Dimohon dukungan dan suport dari semua pihak untuk mewujudkanya.

Event EBOD JOSS BIRD CHAMPIONSHIP, untuk penilaianya sendiri menggunakan Sistem Resistian. Sistem penilain baru dari Ronggalawe Nusantara, yang perdana sukses diterapkan saat lomba APBN Award. Dengan system baru ini penilaian terbukti lebih cepat dan dinilai lebih netral.

“Kami sudah siap kan Korlap dan Juri terbaik untuk mengawal lomba EBOD JOSS BIRD CHAMPIONSHIP yang akan di gelar pada tanggal 17 Februari 2019 di Cibubur nanti. Tetap Manggunakan sistem RESISTIAN yang terbuksti sukses di APBN Award. Sampai saat ini (06/02/2019) beberapa kelas sudah habis, antusias dari komunitas juga sangat luar biasa, terbukti pesanan banyak yang berasal dari luar kita. Ini benar-benar ajang silaturahmi sekaligus ajang adu gengsi bagi komunitas burung berkicau” jelas Om Bewok Ronggo selaku Ketua Panitia sekaligus Pelaksana.

Om Bewok Ronggo juga menambahkan bahwa untuk pembayaran tiket pesanan wajib tranfer, bagi pesanan yang tidak melakukan pembeyaran segera akan dianggap batal, pemain dipersilahkan untuk membeli langsung pada hari Sabtu atau langusung  pada hari Mingu nya.