Datang dari Dusun, Murai Batu Rimba Sudah Puluhan Kali Juara

306

PALEMBANG – Namanya Rimba, usianya baru tiga setengah tahun. Namun, murai batu ini sudah puluhan kali juara di berbagai even perlombaan yang diikuti.

Ferdi (29), si perawat dan joki murai batu Rimba mengenang kembali awal mula ia dipercaya merawat burung tersebut. “Burung ini punya teman saya, namanya Dedi. Teman satu kantor juga dan Rimba ini sama saya sudah sekitar tiga tahun. sejak lepas trotol,” ceritanya pada MediaRonggolawe.Id, Jumat (1/3/2019).

Ferdi saat melihat murai batu Rimba disela lomba burung berkicau yang digelar di Lapangan Ronggolawe Abi Hasan Palembang, Jumat (1/3/2019).

Sampai saat ini, Rimba sudah puluhan kaki menyabet piala di tingkat latihan bersama (latber). “Sekitar dua puluhan yang berhasil dimenangkan burung ini,” ujar Ferdi.

Murai batu Rimba ini menurut Ferdi didapatnya dari seorang Kepala Dusun Sungai Lumpur, Ogan Komering Ilir (OKI). Saat itu menurutnya Rimba baru lepas trotol. “Harganya Rp 3,5 juta dulu waktu belinya,” ungkapnya.

 

Produk Ebod Jaya, Nanjung 105 dengan latar belakang murai batu Rimba saat berada di Lapangan Ronggolawe Abi Hasan Palembang, Jumat (1/3/2019).

Rimba mempunyai banyak sekali isian suara seperti burung cililin, kapas tembak, pelatuk beras, kolibri dan cucak jenggot.

Sebagai burung lomba, rawatan harian dan pakan menurut Ferdi harus yang terbaik. “Kalau Rimba ini rawatan hariannya dimulai sejak pagi yakni diembun lalu lanjut dijemur. Pakan paginya hanya jangkrik tiga ekor saja,” jelasnya.

Kemudian saat sore hari, Rimba mandi sendiri di kerambah yang sudah disediakan dan diberi kembali jangkrik tiga ekor. “Kalau mau lomba beda lagi, jangkrik dikasih lima ekor sama kroto. Lalu kalau sudah mau gantang tambah lagi jangkrik,” ungkapnya.

Perawatan Rimba menurut Ferdi tidak terlalu ribet. Hal ini dikarenakan dia juga harus membagi waktu dengan pekerjaannya. “Kadang kerjaan sibuk juga jadi rawatannya tergantung juga dengan kerja. Tapi yang pastinya harus pintar ngatur waktu,” tegasnya.

Aksi murai batu Rimba saat berada di Lapangan Ronggolawe Abi Hasan Palembang, Jumat (1/3/2019).

Namun menurut Ferdi, sesibuk apapun ia bekerja, Rimba harus tetap mendapatkan asupan nutrisi yang terbaik. Ia mengaku juga menggunakan produk Ebod yakni Nanjung 105 sebagai pakan harian.

“Ini adalah voer premium yang mengandung serbuk jangkrik dan belalang yang telah dikeringkan. Dapat mengganti protein yang terkandung di kroto dan jangkrik,” jelasnya.

Selain serangga, kandungan Nanjung 105 ini juga mengandung buah-buahan. “Ada ekstrak buahnya juga seperti buah merah dari Papua yang bisa meningkatkan stamina burung saya serta menjaga daya tahan tubuh dan sebagai anti oksidan alami,” jelas Ferdi.

 

Ferdi menunjukkan piala dan trofi yang pernah diraih murai batu Rimba saat berada di kediamannya, Minggu (3/1/2019).

Karyawan swasta di sebuah perusahaan ini menambahkan, Nanjung 105 juga mengandung ekstrak biji anggur, ekstrak biji bunga matahari dan bahan baku herbal lainnya yang kaya akan nutrisi dan manfaat untuk burung.

“Voer ini lebih berprotein, lebih berenergi, nutrisi lebih lengkap dan seimbang. Serta memperbaiki metabolisme sehingga lebih cepat berkembang serta rasa dan aroma lebih disukai burung berkicau,” tegasnya.

Ferdi bersama murai batu Rimba disela lomba burung berkicau di Lapangan Ronggolawe Abi Hasan Palembang, Jumat (1/3/2019).