Dari Lovebird, RA Kartini BC Kini Merambah Ke Murai Batu

94

Jepara – RA Kartini BC satu nama yang sedang ramai diperbincangkan satu tahun belakangan. Beranggotakan anak-anak satu kampung di daerah Mayong Jepara ini juga mempunyai satu gantangan dalam naungan Ronggolawe Nusantara. Meski gantangan kecil namun para kicaumania akar rumput juga betah berkat kemasan serta penjurian yang fairplay. Berawal rekan-rekan sesama pecinta burung paruh bengkok tak sengaja ketemu dalam satu gantangan dan saling ngobrol ternyata kebetulan malah satu kampung dan sekarang terbentuknya tim bernama RA Kartini BC. Nama yang terbentuk pun mengalami sejarah panjang.

RA Kartini BC Semakin Sukses bersama Ronggolawe Nusantara

Berawal gantangan bernama Singaraja BC namun berjalannya waktu serta lokasi gantangan yang pindah di lapangan belakang kantor kecamatan Mayong Jepara. Kebetulan disitu tempat ari-ari serta nama jalan RA Kartini, maka dengan perundingan yang matang RA Kartini BC lah nama yang tepat untuk kedepannya. Meski awal berjalan dengan penjurian independent seiring waktu semakin maju serta makin ramai kicaumania yang hadir dan cocok dengan pakem yang ditawarkan Ronggolawe Nusantara.

Om Hana dan Om Adi Uceng Masih Setia Gunakan Produk Ebod Jaya

Kini tak hanya punya amunisi Lovebird saja, crew RA Kartini BC juga kini mulai merambah ke kelas para raja. Mulai tertarik ke kelas Murai Batu, om Hana pun mulai orbitkan Murai batu bernama “Mas B” ke perlombaan. Amunisi yang sudah jalan dipemilik lamanya namun terlalu banyak dilombakan akhirnya burung tersebut macet. Burung yang juga kebetulan menggunakan ring Ronggolawe Nusantara, beliau pernah liat top performnya saat raih jawara di salah satu gantangan ternama di Jepara. Modal hanya liat top performnya, om Hana yakin tak mentake over Murai Batu tersebut. Setelah beberapa bulan dirawat, sekarang “Mas B” mulai kembali moncer. Dengan pakan yang berprotein tinggi, rahasia perawatan Murai Batu Macet khas om Hana adalah dengan pakan voer Nanjung 105 serta disendirikan tanpa terdengar Murai Batu yang lain. Ditambah dengan pengembunan, penjemuran, serta mandi rutin. Alhasil setelah perawatan itensif dilakukan sang perawat, kini “Mas B” pun sudah tak asing di kalangan ekor panjang Jepara. Kualitas yang mumpuni serta yang terbang yang sudah cukup siap tuk lanjutkan ke event-event yang memiliki tingkat prestisius yang lebih tinggi.