Cucak Ijo Banditz Harumkan IMBB Di Bandung Lautan Api Cup 3

93

 

Di Gelaran Bandung Lautan Api Cup 3 khususnya kelas cucak ijo semua sesi ramai dipadati banyak kontestan dalam dan luar kota baik dari komunitas, team dan single fighter. Dalam event kali ini yang menjadi perhatian adalah Cucak Ijo BANDITZ milik Donny dari Ijo Mania Bandung Barat (IMBB) yang menggunakan sangkar Ebod Jaya dengan Polet Crome Emas nyaris double winner di event ini. Banditz yang sering menjuarai event nasional kali ini mampu menunjukkan penampilan terbaiknya, hal ini terlihat pada 2 sesi lomba kelas Maxsimum dan Komunitas begitu di gantang langsung kerja dengan gaya ngentrok diiringi durasi  rapat ditunjang dengan roll tembakan Cililinan, Tengkek, Sikatan Londo, Gereja Tarung dan Suara Kasar Lainnya.  Namun pada kelas Maxsimum sayang hoki belum berpihak karena di akhir penilaian didis ekor sehingga terdiskualifikasi hal ini dikarenakan faktor cuaca yang tiba-tiba menjadi panas dan salahnya settingan kata sang empunya. Namun di sesi kedua kelas Komunitas yang diikuti oleh berbagai komunitas Cucak Ijo Nusantara, Banditz mampu menjadi Juara Runner Up hanya kalah tipis point dengan juara pertama. Hal ini disyukuri oleh Donny sang empunya mungkin hokinya hanya segini walau harusnya bisa double winner ujarnya, Rahasia Banditz tampil maksimal di dua kelas tidak lain karena Settingan yang pas diberikan oleh sang pemilik dengan memberikan Jangkrik 5 ekor dipagi hari serta 1 ekor dan Ulat Jerman 1 ekor 2 sesi sebelum naik gantangan serta Campuran 5 tetes Ebod-Joss pada minumannya sejak H-2 Sebagai pendongkrak stamina mampu memberikan penampilan maksimal di setiap sesinya. kemenangan ini membuat Team Ijo Mania Bandung Barat berbangga hati karena salah satu gaco terbaiknya “Banditz” bisa membawa nama harum IMBB. Pada gelaran kali ini IMBB juga membuka stand khusus Kopi, Minuman dan Snack Gratis diperuntukkan bagi para Ijo Mania Nusantara tutur Akew Sang Ketua IMBB.

Donny dari Ijo Mania Bandung Barat (IMBB) Dengan Gacoan  Cucak Ijo “BANDITZ”

(Ali Kenari Ronggolawe- 1 Oktober 2019)

Nama lengkap saya Muhamad Ali intan,lahir di kota Garut 30 Oktober 1974. Ali Kenari adalah nama di Media sosial Facebook, niat pertama kali saya menggunakan media sosial Facebook adalah untuk mencoba berjualan burung kenari secara Online, itupun atas saran dari salah seorang sahabat saya. Sejak kecil saya mempunya hobi memelihara binatang (burung,ikan dan hewan lainnya, serta bercocok tanam) sampai sekarang, sehingga saya mendapatkan banyak ilmu dan pengetahuan tentang cara perawatan, cara beternak, cara menanggulangi penyakit dan cara perawatan untuk burung yang akan di ikut sertakan dalam festival dan kontes burung berkicau. Pada usia 11 tahun saya juga mulai belajar cara menggunakan kamera. Pada tahun 2013 saya mulai belajar menulis artikel, menjadi pengasuh sebuah rubrik dan bekerja sebagai wartawan di Tabloid Ronggolawe yang kantor pusatnya berada di Bandung. Kemudian sekitar awal tahun 2014 saya mulai menulis artikel di sebuah website hingga sekarang. Dari dasar hobi yang saya tekuni semenjak kecil, kemudian saya mencoba untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan yang sudah saya dapatkan dengan cara menulis Artikel dan juga rekaman video, Alhamdulillah artikel-artikel hasil tulisan saya sudah banyak di apresiasi, begitupun foto-foto hasil pemotretan saya. Sampai saat ini, saya masih aktif menjalankan profesi wartawan dan juga penulis untuk media Online yang berkutat di bidang hobi ini. Pada tahun 1993 saya pernah kuliah di Universitas Winaya Mukti dan mengambil jurusan Tehnik Arsitektur, tetapi dikarenakan sesuatu hal, Saya hanya bertahan sekitar 1 semester dan kemudian melanjutkan kuliah di STT Garut dengan mengambil jurusan tehnik Arsitektur. Di STT Garut saya kuliah sampai menempuh persiapan Tugas Akhir, akan tetapi dikarenakan pas mau sidang tidak ada teman yang sanggup menempuh proses sidang tersebut(Rata-rata mentok di persentasi), akhirnya siding tugas akhir saya di tunda, dank arena kesibukan berbisnis, akhirnya saya tidak bisa menyelesaikan tugas akhir saya, walaupun sudah beberapa kali di berikan kesempatan oleh pihak majemen kampus. Sekitar tahun 2000, saya juga aktif sebagai anggota dan merupakan salah satu pendiri organisasi mahasiswa pecinta alam MAPALA STT Garut,yang sampai sekarang masih tetap berdiri berkat dukungan dan kinerja para junior junior saya. Garut , 3 April 2018