Cucak Hijau PUSOKO, Semakin Tampil Ganas Diatas Arena Gantangan.

102

Pusoko adalah amunisi burung cucak hijau lawas milik Mr. William dari team S 45 SF, yang kembali menunjukan konsistensinya dalam suatu gelaran festival dan kompetisi burung berkicau, dengan kestabilan kinerja yang ditunjukan diberbagai gelaran bergengsi, nama Pusoko dikelas burung cucak hijau, dari hari kehari juga kian melambung dengan torehan prestasi juara, yang di bukukan selama ini, dan disetiap gelaran yang diikutinya hampir nyaris berhasil menyabet gelar juara, seperti yang ditunjukan di launcing gantangan Biang Kicau arena lamongan. Saat itu Pusoko tampil luar biasa dengan sukses raih Double Winner.

Sukses Raih Juara Pertama.

Jika dilihat secara seksama cucak hijau Pusoko sebelum dinaikan digantangan mungkin sebagian cucak hijau mania akan berfikir cucak hijau Pusoko terlihat malas dan kurang Fighter, tapi kalau sudah bertemu dengan jenis burung cucak hijau lainya diatas arena gantangan, perubahan drastis Pusoko dari yang terlihat malas menjadi terlihat aktif dan Jamtrok, dari yang kurang fighter menjadi makin fighter dan ngotot dengan muntahan materi isian kapas tembak maupun burung gereja tarung yang di bawakan dengan volume tembus.

Cucak Hijau Pusoko.

Saat bertemu di latpres New Lbc Telaga Bandung, Mr. Kipli yang merupakan perawat Pusoko mengaku puas dengan performa Pusoko yang sekarang. Burung lebih mudah di setting bahkan 1 minggu bisa di mainkan 2-3 kali tanpa menguranggi kinerjanya di atas arena gantangan, dan sudah banyak trophy dan piagam yang berhasil di peroleh Pusoko.

Sukses Raih Double Winner.

Lantas bagaimana rahasia Mr. Kipli S 45 SF, menyulap Pusoko menjadi momok yang menakutkan bagi lawan- lawannya? Mari kita simak baik- baik penuturannya.

  1. Pusoko burung yang tidak pernah rewel dan sangat mudah perawatannya. Pukul 05.30 dikeluarkan untuk diembunkan. Pengembunan manfaatnya sangat luar biasa diantaranya menstabilkan birahi.
  2. Kemudian dijemur hingga pukul 08.30, setelah itu diangin- anginkan sebentar, lalu dimandikan ke dalam keramba.
  3. Setelah selesai mandi, sambil menunggu bulunya kering Pusoko diberikan 3 ekor jangkrik serta buah pisang. Untuk memastikan kondisi Serbia selalu prima, pada air minumnya selalu diberikan 5 tetes Ebod Vit setiap harinya.
  4. Perawatan kembali dilakukan pada sore hari, namun hanya diberikan kembali 3 ekor jangkrik. Setelah selesai kemudian kembali dimasukkan kedalam rumah untuk beristirahat hingga keesokan harinya.
  5. Rawatan menjelang lomba tidak ada yang istimewa, namun yang berbeda adalah pada H-1. Serbia diberikan multivitamin pendongkrak stamina yaitu STRONG MURAI yang akan menjamin aksi Pusoko sangat full power.

Hanya dirawat dengan sederhana dan tidak memakan banyak waktu dan tenaga, kini kehadiran Pusoko layak untuk diperhitungkan keberadaanya saat berada di event- event penting.