Community Canary Singopatran, From Zero To Hero

13

Usia Community Canary Singopatran terbilang masih seumur jagung. Komunitas ini terbentuknya juga secara kebetulan. Bermula dari saling sharing soal rawatan jenis burung Kenari, akhirnya menemui kecocokan antar personil.

Jenis burung Kenari memang tidak segarang jenis- jenis burung lainnya seperti Murai Batu, Kacer ataupun Cucak Hijau. Tapi jangan salah, kendati jenis burung Kenari merupakan jenis burung bertipe ” alusan “, tapi menampilkannya untuk tarung dilapangan tidaklah mudah.

Yellow King, gacoan milik Anggun Triyono salah satunya contohnya. Perawatan hariannya sih memang mudah. Hanya diberikan pakan Ebod Canary yang dikombinasikan dengan Ebod Vit, beres sudah. Dengan perawatan simple tersebut kondisi burung dipastikan aman. Birahi dapet, power pun juga dapet.

Tapi jangan senang dulu, bukan berarti rawatan harian sudah kepegang, lantas sang jagoan bisa nampil maksimal saat digantangkan. Kebiasaan ngruji, atau burung terlalu aktif gerak, menjadi kendala yang kerap mengganjal Kenari mania.

Lain lagi dengan Bumerang, gaco kenyang prestasi milik Abi DH. Kalau mau nampil maksimal sih posisinya sangat dekat dengan podium juara. Tapi kalau sedikit saja salah rawatan lapangan, Bumerang pasti turun melantai. Kondisi ini biasanya terjadi tatkala Bumerang over birahi. Soal rawatan sama persis dengan Yellow King. Sama- sama diberikan Ebod Canary. Hanya sedikit berbeda pada rawatan di hari H, Bumerang diberikan 5 tetes Bio Champion untuk menjamin penampilannya lebih bertenaga.

Seringnya mengalami kendala- kendala kecil tapi berakibat dengan kegagalan, keberadaan komunitas ini dinilai sangat membantu dalam meminimalisir berbagai kekurangan.

“Kebetulan saja, setiap personil Community Canary Singopatran sangat terbuka. Tidak ada yang kami sembunyikan, apalagi soal ilmu yang bermanfaat bagi teman-teman Kenari mania. Alhamdulillah, dengan niat baik saling mendukung, kini gaco- gaco kami sudah banyak mengalami peningkatan. Burung jadi mudah nampil, tanpa kendala yang fatal. Beberapa teman Kenari mania lainnya juga banyak yang berniat ingin bergabung. Kami selalu welcome kepada siapapun tanpa syarat apapun. Intinya cuma bisa saling bersilaturahmi, dan saling berbagi pengalaman”, terang Anggun Triyono, salah satu dedengkot Community Canary Singopatran.

 ( Mediaronggolawe.id / Ebod Jaya )