Cendet Ra Pedot, Burung Terbaik Di Wakil Walikota Cup II Jogja

159

Burung Dalam Kondisi Baik, Semakin Mudah Mencapi Top Performa, Maksimaakan Kondisi Tubuh Burung Jagoan Anda Dengan Rajin Memberikan Ebod Strong

Lomba burung berkicau Wakil Walikota Cup 2 yang dikemas Sorowajan, Minggu (16/6) di lapangan komplek Balaikota menjadi gelaran paling kompetitif pertengahan tahun ini, terutama untuk sesi Cendet. Bukan hanya diikuti cendet mania lokal, sejumlah komunitas luar kota juga turun yang umumnya menenteng burung – burung terbaik.

Even kali ini bisa dibilang menjadi ajang bertemunya para bintang, khususnya di blok tengah. Nama – nama sekaliber ra pindah, ra pedot, merapi, abakura, mustika, tectonik hingga unicorn turun di even garapan Rudi RKJ CS ini.

Dikelas cendet Best Of The Best ( BOB ), kelas paling bergengsi yang jumlah pesertanya tidak lebih dari 15 burung menjadi ajang tampilnya gaco – gaco handal yang terlebih dahulu sukses melewati babak penyisihan ( kelas reguler ). Kelas BOB hanya memunculkan 3 nama yang behak menyandang juara, antara lain Ra pedot milik Robert Pantau sebagai juara 1, disusul mustika andalan Cahyo utomo dan tectonik besutan Cak Dayat/ Kelik dari Gerobag SF di tempat berikutnya.

Ra Pedot Milik Robert Pantau Sukses Mengakhiri Lomba Dengan Predikat Best Of The Best

Meski sempat telat menghadiri lomba, Robert Pantau yang mengusung nama Nama DT LBC Cup cukup puas dengan penampilan Ra Pedot, “ hari ini telat datang karena harus bersilaturahmi ke even sebelah, meski demikian 2 burung Kami ( Ra Pedot & Ra Pindah ) yang sama – sama masuk kelas BOB tampil cukup meyakinkan hingga mampu memuncaki podium “ ucap Robert Pantau ketika ditemui.

Robert mengaku sampai dilapangan tepat 1 sesi sebelum sesi cendet Tamansari naik, dengan bergegas, tanpa seting lapnagan, Robert lantas manaikan Ra Pindah tentengannya, hebatnya di akhir penilaian gaco yang menggunakan sangkar akrikikk putih khas miliknya keluar sebagai juara pertama, hingga berhak mendapatkan jatah satu tiket untuk melaju ke kelas BOB.

Robert Pantau & Crew, DT LBC Cup 23 Juni 2018 

Sedangkan satu gaco, yakni ra pedot yang dikawal Riko, sebelum menyandang gelar best of the best, penampilannya di kelas reguler bisa dibilang sedikit kendor, dari 2 kali percobaannya hanya sekali masuk 5 besar, yakni dikelas cendet Malioboro hingga berhak mendapat 1 tiket untuk melaju ke kelas best of the best.

Kelas cendet Malioboro sendiri berhasil dimenangi oleh Mustika andalan Cahyo Utomo, sedangkan runner up diraih oleh Merapi milik H Cahyo Kota Gede. ke 2 burung tersebut sejak awal laga memang terlibat persaingan sengit,dikelas sebelumnya ( cendet Tugu ) bahkan Merapi terlebih dahulu unggul.

Namun beruntung, penampilan Ra pedot dikelas penentuan ( BOB ) benar – benar menggila, layaknya mesin diesel, 2 sesi sebelumnya seakan dijadikan pemanasan bagi gaco yang di take over beberapa bulan lalu sebelum tampil garang di kelas penentuan. Cuplikan penampilan Ra Pedot, simak tautan di bawah ini :

Dengan prestasi yang ditorehkan ke 2 gaconya tersebut, Robert mengaku makin optimis untuk kembali turun di beberapa even berikutnya, seperti Danlanud Cup 4 Jogja, yang berlangsung 25 Agustus mendatang di JAZ Aero Agrowisata Adisutjipto.

“ untuk 2 pekan berikutnya kemunkinan burung bakal kami istirahatkan, untuk sleanjutnya fokus menggelar even LBC Cup, 23 Juni 2019 di JEC, dengan bangga Kami kuga mengundang rekan – rekan kicau mania untuk turut berpartisipasi di even Kami “ cetus Robert Pantau pada awak  media.