Bhayangkara Enterprise: MB Profokator & Maestro, KN Den Bagus, CH Jasmin, Tampil Spektakuler

58

Media Ronggolawe.com Cilacap- Sebagai salah satu organisasi burung raksasa, Ronggolawe Nusantara semakin mengambangkan sayap lebarnya di berbagai penjuru Nusantara. Bhayangkara Enterprise kembali menyuguhkan sebuah perlombaan dengan menggandeng Juri Ronggolawe sebagai pengadil di lapangan.

Bekerja sama dengan Satuan Brimob Kroya, event yang di gelar pada Minggu (11/3) berjalan cukup kondusif. Berada di wilayah Asrama Brimob Kroya, menjadikan event ini di kawal langsung oleh AKP Tunoto (Ndanki 4 Batalion B. Sat Brimob Polda jateng).

“Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh kicau mania, kepada mas Wanto, yang sudah mempersiapkan lokasi, saya ucapkan terimakasih juga kepada Ronggolawe Nusantara, lomba burung berkicau ini berjalan cukup kondusif.”ucap AKP Tunoto.

 

 

 

Tergolong baru, markas Brimob Kroya saat ini sudah mulai banyak di ketahui oleh masayrakat dari berbagai penjuru kota Cilacap dan Banyumas,” tujuan di adakan event lomba burung berkicau memang salah satunya untuk sekaligus mensosialisasikan keberadaan markas Brimob baru di Kroya,”tambahnya.

“Saya berharap, suatu hari nanti bersama teman-teman semua dapat membuat event dengan sekala yang lebih besar lagi, harapan sih kedepannya akan bikin yang sekala Regional atau Nasional,”tegas AKP Tunoto, yang di konfirmasi langsung oleh Ronggolawe.com, saat sedang bersama dengan Banteng (Ka DPW Jt VII), Wanto, Gentong dan Gus Pethel.

Selain di kawal oleh AKP Tunoto, event ini juga di kawal langsung oleh Banteng ( Ka DPW RN VII ). “Ahamdulilah lombanya cukup ramai, kelas utama cucak hijau dan murai batu full gantangan semua, semoga kedepannya bisa lebih baik lagi,”ucapnya.

Pertarungan sengit kembali terjadi di setiap sesi yang di buka di event ini, kelas murai batu, menjadi salah satu kelas yang paling mendebarkan, dimana beberapa burung jawara lawas kembali di pertemukan di event ini.

 

 

 

Murai batu Maestro & Provokator, Tunjukan Kualitas Mewah

Murai batu Maestro dan Provokator kembali menyuguhkan pertunjukan seni kelas berat, dimana kedua burung ini kembali menunjukan kualitasnya masing-masing, dengan memamerkan kelebihannya masing-masing.

Di kelas utama (Bhayangkara), Provokator  milik Wiwi, unggul dan keluar menjadi pemenang juara 1, di susul oleh Maestro milik Hendra Kasur, yang duduk di podium 2, terpantau jelas, penampilan kedua murai batu ini menunjukan kualitas mewah. Vidio di Jeffry Marant Channel (You Tube)

Kedua burung ini memang sama-sama burung yang sudah mempunyai nama, di kancah perburungan blok tengah, dimana, kemampuan kedua burung ini tidak bisa di pungkiri lagi kemewahannya, sama-sama mempunyai materi kumplit, vokal keras serta sering tampil spektakuler, membuat burung ini semakin di kenal oleh masyarakat duni kicau.

“Provokator dari dulu buat saya memang bukan hanya sekedar gaco yang selalunya saya andalkan untuk di terjunkan di kompetisi saja, namun sudah saya anggap sebagai sahabat atau teman saya jalan-jalan di berbagai ajang kompetisi burung berkicau,”ujar Wiwi, pemilik Provokator, burung yang berhasil menjuarai laga Bhayangkara enterprize.

Tidak puas dengan gelar Runner Up di kelas Bhayangkara, muarai batu Maestro kembali di turunkan di kelas Bio Champion, dengan pertarungan yag sama serunya di kelas awal, kini Maestro lebih nampil sempurna dari Provokator, dimana di kelas Bio Champion, Maestro di daulat sebagai yang terbaik (Juara 1).

 

“Saya rasa, di kelas pertama tadi sedikit kurang panas, tapi apapun itu, saya hargai sekali keputusan juri, saya sangat bersyukur sekali, dimana Maestro kembali tampil memuaskan buat saya pribadi, mudah-mudahan prestasi bagus ini terus berlanjut, “ucap Hendra Kasur.

 

 

 

Jasmin Runner UP di Kelas Cucak Hijau Bhayangkara

Satu lagi nama burung jenis cucak hijaua yang tidak pernah surut akan kemenangan, dan runtunan prestasi yang cukup gemilang, dimana burung satu ini memang mempunyai tingkat kesetabilan yang cukup luar biasa, meskipun dalam keadaan berbagai situasi, cucak hijau yang bernama Jasmin milik Anto SKC Kebumen, dapat selalu mempertunjukan kualitas nya di atas gantangan.

Event Bhayangkara Enterprise, Kroya, Cilacap. Jasmin kembali berpenampilan bagus, meskipun harus puas duduk di podium 2. Tetap ini menjadi kepuasan sendiri, karna Jasmin bisa unggul di atas 70 burung lainnya.

“Meskipun juara 2, saya tetap puas sekali, lawan yang di hadapai sudah pasti tangguh-tangguh, apalagi peserta full gantangan, menjadikan kepuasan tersendiri buata kami team SKC Kebumen, mudah-mudahan bisa menjadi pengalaman lagi,”terang Ari Kebumen bersama Chindil Kebumen.

 

 

 

Baru di Gandeng 2 Kali Kenari “Den Bagus” terus Ukir Prestasi

Kenari jenis Yorkshire (YS) memang salah satu kenari bertubuh bogsor, dengan ukuran yang lebih panjang dari ukuran jenis kenari lainnya. Burung jenis ini termasuk burung yang gampang-gampang susah untuk di jadikan gaco di atas gantangan.

Namun akan beda, jika jeis burung ini di pegang oleh ahlinya. Yakni Yusuf, salah satu pemain jenis kenari kawakan, yang sudah sering mencetak burung-burung kenari jawara di atas gantangan, kembali membuktikan kemampuan polesannya terhadap kenari jenis YS yang dapat memporak porandakan gantangan dengan durasi kerja dan vokal yang cukup tembus.

Den Bagus salah satu kenari yang terbilang baru muncul di dunia kenari, setelah burung ini berda di tangan Yusuf. Burung satu ini dalam penampilan perdananya di JPN Award beberapa minggu lalu, langsung mendapatkan juara 1 di kelas utama burung kenari.

Kemenangan Den Bagus kembali di ulang di Bhayangkara Enterprise, dengan kembali duduki tingkat tertinggi kelas utama event ini. Tampil nagen, durasi penuh, vokal keras dan tampa nakal, Den Bagus sangat layak duduki juara 1.

“Alhamdulilah, Den Bagus masih bisa banggakan kami, burung ini belum lama ada di tangan saya, malahan baru 2 kali di turunkan, yang pertama di JPN Award, dan yang ke dua di sini (Bhayangkara Enterprise), semuanya menghasilkan juara 1. Tonton Vidionya di Jeffry Marant Channel (You Tube)

 

 

 

Kacer Pancasona Nyeri Lagi

Kacer Pancasona, milik Sigit SPM, kembali memporak porandakan event Bhayangkara Enterprise, dimana kacer ini berhasil mendapatkan juara 1 sebanyak 2 kali (Nyeri). Bersandimg dengan kacer lintas, Pancasona semakin asik memaikan ekor dan tembakan tajamnya.

“Pancasona hari ini bisa dapatkan juara 1 sampai 2 kali, mudah-mudahan di event-event berikutnya dapat mencapai prestasi yang sama, yang jelas, jika masih dalam keadaan sehat, Pancasona akan terus di naikan di event-event berikutnya.”terang Sigit SPM.

 

 

Agenda Ronggolawe Jateng VII Bulan Maret & April

Event Rongolawe Nusantara di Cilacap dan Banyumas, akan terus berjalan sesuai dengan jadwal lomba yang sudah di terbitkan di berbagai media. Untuk tanggal 18 Maret 2018, kmbali akan di gelar event dengan Tajuk Piala Mendoan, yang akan di selenggarakan di Andang Pangrenan Purwokerto. Tiket akan di sediana dari Rp 200, 150, 100, 80, 50 & 5 Ribu.

Lanjut di hari Minggu 8 april 2018, Event Kolosal Kolibri ter Akbar, yakni Anniversary KNI yang ke 6. Bakal di hadiri oleh Konin Mania Sejawa-Bali, dan pesanan tiket KNI terpatau ludes sebanyak 6 kelas yang di buka untuk Konin.

Selain Konin (Kolibri Ninja), event ini juga di buka untuk semua kelas jenis burung berkicau, pesanan untuk jenis burung Murai Batu, Cucak Hijau, Kacer, Pleci, Kenari, Lovebird sudah semakin deras, pesanan tiket melalui Herry Wilis di No Telpon 081324070282.    (Jeffry)

Galeri Foto Bhayangkara Enterprise, Kroya, Cilacap.