Mediaronggolawe.id, Pekanbaru – Om Alif beliau disapa adalah seorang kicaumania yang sederhana dan selalu mengikuti perlombaan burung kicauan yang berada di Pekanbaru sekitarnya. Beliau dengan senang hati, bila gacoannya tampil di arena lomba, apalagi bisa mengumpulkan poin tertinggi dan juara pastinya. Bila gacoannya tidak juara atau tidak dalam performa, beliau juga dengan senang hati menerimanya.

Lovebird yang dimiliki om Alif dan menjadi andalannya di arena lomba yakni sepasang lovebird yang sengaja didatangkan dari jawa tengah tepatnya kota Semarang. Lovebird yang memiliki nama Sapu Jagad (jantan) dan Teluh (betina) ini sering menjuarai lomba yang diadakan di Pekanbaru.

Om Alif memberikan cara perawatan kedua lovebird tersebut kepada pewarta media, om Alif menjelaskan bahwa kedua burung tersebut dalam kesehariannya berada di sangkar kotak dan didalamnya diletakkan glodok. Pagi harinya pukul 5 pagi burung diembunkan sampai pukul 6. Setelah itu burung tersebut dimandikan dan diangin-anginkan sambil dijemur sebentar. Setalah dilihat bulu burung kering, burung dimasukkan kembali kesangkar kotak dan digabung lagi dengan pasangannya atau untulan.

Ditanya pakan yang dipakai untuk lovebirdnya, om alif cuma memberikan kombinasi campuran pakan buatan sendiri, miltih dan sedikit bumbu dapur. Sedikit aneh sih, om alif menjelaskan penambahan sedikit bumbu dapur untuk racikan pakannya. Bumbu dapur tersebut sangat bagus untuk burung, bumbu dapur diantaranya bawang putih, kunyit, kencur dan jahe. Bumbu tersebut dicampur dan direndam semalaman dan paginya ditiris dan setelah itu baru dikasih Ebod Vit, dijemur kering dan disangrai. Om alif memang menggunakan ebod miltih, ini dikarenakan milith bersih dan kandungannya lumayan tinggi, berbeda dengan milet kiloan yang kotor dan harus dicuci bersih terlebih dahulu.

Untuk vitaminnya, om alif menggunakan produk dari Ebod Jaya yakni Ebod Strong 1 minggu 3 kali dan Ebod Jos di Hari H mau lomba. Dengan rawatan tersebut membuat lovebird nya sering juara di arena lomba yang diadakan di Pekanbaru khususnya. (efn)