Benaol, Murai Batu Muda yang Berprestasi

330

PALEMBANG – Tidak banyak murai batu yang masih muda punya prestasi. Namun berbeda dengan murai batu bernama Benaol ini.

“Benaol ini umurnya baru satu tahun dua bulan. Sudah juara waktu umur delapan bulan di Mega Latber Lapangan Ronggolawe bulan Desember tahun kemarin. Juara tiga kalau gak salah,” kata Hendra (40) kepada MediaRonggolawe.Id disela Latber di Lapangan Ronggolawe Abi Hasan, Senin (4/3/2019).

 

Hendra menunjukkan produk Nanjung 105 dari Ebod bersama murai batu Benaol miliknya saat di Lapangan Ronggolawe Abi Hasan, Senin (4/3/2019).

Pria yang akrab dipanggil Een ini mendapatkan burung tersebut dari peternak di Jakarta yakni SRBF. “Kalau harga lumayanlah, rahasia. Enggak bisa disebutkan,” jelasnya.

Hendra mengungkapkan, Benaol tidak rutin diturunkan untuk lomba. “Karena kan masih muda. Paling tidak satu bulan sekali. Atau bisa juga dua bulan sekali baru diikutin lomba,” ujarnya.

Karena kesibukan bekerja, Benaol tidak terlalu mendapatkan perlakuan khusus. “Gak sempat kalau diembun. Bangun saja kadang pukul enam pagi. Paling hanya dijemur pukul tujuh pagi dan dua hari sekali saja. Lebih kurang satu setengah jam saja jemurnya. Kalau diumbar paling dua kali dalam seminggu,” ungkap Een.

 

Pose murai batu Benaol disela lomba di Lapangan Ronggolawe Abi Hasan, Senin (4/3/2019)

Benaol menurut Hendra mempunyai karakter fighter yang kuat. Sehingga hanya diberikan dua ekor jangkrik saja pada pagi dan sore hari.

Untuk lomba, porsi jangkrik untuk Benaol ditambah jadi lima ekor yang diberikan tiga hari sebelum lomba. “Saat hari perlombaan, kembali ke setingan normal saja. Kroto juga dikasih tiap hari, satu sendok makan saja,” terang Een.

Benaol punya beberapa macam isian saat ini. “Ada isian kenari, kapas tembak, siri-siri dan love bird. Sekarang ini karakter suaranya belum terlalu rapat, karena masih muda,” ujarnya.

Murai batu Benaol bersama trofi usai meraih Juara 3 Mega Latber di Lapangan Abi Hasan, Desember 2018 lalu.

Hendra juga menggunakan produk Ebod yang lain sebagai pakan harian yakni Nanjung 105 sebagai pakan harian. “Ini adalah voer premium yang mengandung serbuk jangkrik dan belalang yang telah dikeringkan. Dapat mengganti protein yang terkandung di kroto dan jangkrik,” jelasnya.

Selain serangga, kandungan Nanjung 105 ini juga mengandung buah-buahan. “Ada ekstrak buahnya juga seperti buah merah dari Papua yang bisa meningkatkan stamina burung saya serta menjaga daya tahan tubuh dan sebagai anti oksidan alami,” kata Een.

 

Pose murai batu Benaol saat berada di rumah pemiliknya.

Hendra menambahkan, Nanjung 105 juga mengandung ekstrak biji anggur, ekstrak biji bunga matahari dan bahan baku herbal lainnya yang kaya akan nutrisi dan manfaat untuk burung.

“Voer ini lebih berprotein, lebih berenergi, nutrisi lebih lengkap dan seimbang. Serta memperbaiki metabolisme sehingga lebih cepat berkembang serta rasa dan aroma lebih disukai burung berkicau,” tegasnya.