Beli Rp 250 Ribu, Love Bird Jangek Kini Ditawar Rp 20 Juta

491
Jumariansyah menunjukkan produk Bio Fighter dari Ebod saat berada di Lapangan Ronggolawe Abi Hasan Palembang, Rabu (3/4/2019).

PALEMBANG – Maksud hati mencari untulan untuk pasangan love bird, Jumariansyah tak menyangka bahwa burung yang dibelinya calon juara. Pasalnya, ia hanya memilih acak burung yang sehat dan aktif saja di ombyokan.

“Dulu beli Jangek harganya Rp 250 ribu, jenis pastel ijo. Dibeli ya cuma buat untulan saja di rumah. Enggak tahunya malah lebih gacor saat dirawat di rumah dan terpaksa cari untulan lagi buat Jangek,” kata Jumariansyah kepada MediaRonggolawe.Id di Lapangan Ronggolawe Abi Hasan, Rabu (3/4/2019).

Pria berusia 32 tahun ini menceritakan, Jangek dibeli di Pasar Burung 16 Ilir. “Kata yang jual burungnya dari Solo. Saat dirawat di rumah itulah terpantau ngekek dengan durasi satu menit. Tapi enggak kami lombakan, jadi disimpan saja buat dewasa. Kalau sekarang sudah dewasa dan umurnya sudah 10 bulan. Prediksi sih jantan,” ujar Jumariansyah.

 

Pose Jangek saat berada di Lapangan Ronggolawe Abi Hasan Palembang, Rabu (3/4/2019).

Karakter suara Jangek punya durasi ngekek yang rapat. Dan hingga saat ini sudah puluhan kali juara.

Rawatan harian yang diberikan yakni tanpa embun dan tanpa kerodong. “Takut birahi burungnya. Jangek juga mandi malam hari. Kalau di rumah sitem koloni di dalam kandang bulat,” jelas Jumariansyah.

Extra fooding yang diberikan berupa mentimun dan jagung. “Tapi hanya saat mau lomba saja dikasihnya,” jelas Anggota Barad SF ini.

Perawatan yang telaten dan berhasil menyabet juara, membuat harga Jangek merangkak naik. “Alhamdulillah sekarang sudah banyak nawar. Terakhir itu ditawar Rp 20 juta,” ungkap karyawan swasta ini.

 

Barad SF saat berada di Lapangan Ronggolawe Abi Hasan Palembang, Rabu (3/4/2019).

Untuk menunjang performa Jangek, Jumariansyah mengaku menggunakan produk Ebod yakni Bio Fighter, suplemen untuk love bird produk dari Ebod Jaya yang mengandung Formula yang bisa membuat Lovebird menjadi Fighter.

“Bio Fighter ini terbuat dari nutrisi dengan fermentasi extra. Bahan-bahan alami dan dikombinasikan dengan berbagai vitamin dan asupan yang kaya untuk kebutuhan tubuh lovebird. Serta mampu mendongkrak stamina dan menambah gacor saat di arena kontes burung dan di rumah,” jelasnya.

Jumariansyah menambahkan, manfaat Bio Fighter yakni mengatasi stres, merangsang burung untuk berkicau, memenuhi kebutuhan vitamin dan menjaga keseimbangan tubuh. Serta menjaga stamina burung, meningkatkan nafsu makan dan bikin love bird lebih agresif untuk bunyi dan gacor.

 

Pose Jangek saat berada di Lapangan Ronggolawe Abi Hasan Palembang, Rabu (3/4/2019).

Aturan pakai Bio Fighter yakni pagi dan sore dengan cara ditetes dalam paruh secara langsung sebanyak 3 sampai 5 tetes selama satu minggu. Atau dilarutkan dalam cepuk minum sebanyak 5 sampai 7 tetes. Sedangkan untuk lomba pakai 1 jam sebelum ke lapangan.