Aryo Jeger : Dulu Beli Rp 5 Juta, Sekarang Setengah Miliar

1871
Pose murai batu Aryo Jeger saat berada di rumah pemiliknya, Selasa (25/6/2017).

PALEMBANG – Kicau mania di Palembang pastinya kenal dengan murai batu yang satu ini. Pasalnya, murai batu ini punya segudang prestasi bahkan anakannya jadi incaran pemain.

Nama murainya Aryo Jeger, asli ber-KTP Medan. Pemiliknya Prayogi dan juga owner Hercules Bird Farm (BF) Palembang. MediaRonggolawe.Id berkesempatan melihat langsung murai batu yang saat ini sudah ditangkarkan.

Prayogi menceritakan, Aryo Jeger dibeli dari pemiliknya bernama Giman atau biasa dipanggil Lek Giman pada tahun 2008. “Lek Giman dapatnya dari tangkapan hutan. Dulu gak mau dijual sama beliau (Giman/red), tapi akhirnya mau dilepas juga. Dulu saya mahar Rp 5,5 juta,” ceritanya pada MediaRonggolawe.Id, Selasa (25/6/2019).

 

Pose murai batu Aryo Jeger saat berada di rumah pemiliknya, Selasa (25/6/2017).

Berhasil mendapatkan Aryo Jeger, Prayogi mengaku tidak buru-buru untuk mengikutkannya ke tempat lomba. “Tahun 2010 baru mulai ikut lomba dan mulai juara, malah menyabet double winner,” terang pemilik Perfecto Gym ini.

Prayogi menceritakan, dirinya saat itu belum dikenal sebagai pemain murai batu. Namun ia menjadi terkenal setelah Aryo Jeger juara.

“Waktu pesan tiket itu saya minta gantangan tengah di antara burung-burung juara. Mungkin panitianya kaget dan mengira burung saya ini burung mewah alias burung juara. Karena kalau burung yang baru ikut gantang biasanya main di pinggir. Tapi saya nekat saja, kalah menang saya terima,” ungkapnya.

Kenekatannya itulah yang membuat dirinya dilirik pemain murai batu lainnya. Pasalnya, Aryo Jeger menunjukkan prestasinya saat di tempat lomba.

 

Pose murai batu Aryo Jeger saat berada di rumah pemiliknya, Selasa (25/6/2017).

“Karena itulah Aryo Jeger mulai banyak yang nawar. Abis ikut lomba pertama saja sudah ditawar Rp 150 juta. Yang nawar juga banyak, ada dari Kalimantan, Surabaya dan terakhir orang Jakarta nawar hampir setengah miliar, Rp 435 juta,” ungkapnya.

BACA JUGA : VIDEO MEWAHNYA ARYO JEGER

Prayogi menuturkan, Aryo Jeger punya banyak saingan di eranya. Ia menyebutkan beberapa murai batu berkaliber nasional yang jadi saingan setiao Aryo Jeger turun seperti Mahadewa punya Dedi Jaya Ban, PK milik Welly Alexander Baturaja. Lalu ada Ruby milik Rendy, My Brow dan Racun milik Khadafi.

Setelah rutin mengikuti lomba dan mulai sibuk dengan kegiatan lainnya, Prayogi memutuskan Aryo Jeger masuk tangkaran untuk diternakan. “Tahun 2016 masuk kandang ternak. Tapi masih banyak juga yang nawar bahkan sampai sekarang,” jelasnya.

BACA BERITA SAMBUNGANNYA : TROTOL ANAKAN ARYO JEGER DIBANDEROL RP 25 JUTA/EKOR

 

Prayogi, pemilik murai batu Aryo Jeger menunjukkan produk Ebod Jaya berupa Ebod Vit dan Voer Ronggolawe yang selalu diigunakan untuk burung kesayangannya. Foto diambil saat berada di kediamannya, Selasa (25/6/2019)

Menunjang kesehatan Aryo Jeger, Prayogi mengaku menggunakan Ebod Vit satu minggu sekali setiap hari Senin. Untuk pakan, selain pakan hidup seperti jangkrik, kroto dan ulat hongkong, Voer Ronggolawe.

Ini berita pertama dari tiga berita tentang murai batu Aryo Jeger.