APBN KORWIL CILACAP “Sebagai penangkar intinya harus sering-sering silaturahmi ke Lomba”

68
Om Agus - Murai Salsa di Event Asindotama Cup

Menyebut kota Cilacap tak lepas dari ingatan akan Nusakambangan, Lapas tempat tahanan kelas kakap menghabiskan masa hukumanya, selain itu juga kilang minyak dan pasir besi nya. Namun lepas dari semua itu masih banyak hal yang dapat di kenali dari kota ini, salah satunya dalam dunia perburungan. Banyak prestasi yang telah diraih oleh pelaku dunia perburungan di kota ini. Dari lomba sampai ke dunia penangkaran. Banyak penangkar sukses dari Cilacap, banyak burung hasil penangkaran (Murai Batu) yang telah berprestasi dari kota ini. Oleh karenanya APBN tak melepaskan pandanganya dari kota Cilacap ini, dengan berkordinasi dengan para penangkar yang ada akhirnya terdeklarasi pada tanggal.

Om Ao Suciartuko (Facebook  Ao Suciartuko) terpilih sebagai ketua om Agus Widiantoro (Facebook Goes Weer) sebagai sekretaris. Keduanya aktif dilomba membuatnya banyak dikenal, Black Panter (BP) dan Gereja Tua milik om AO, dan Salsa milik om Agus menjadi andalanya keduanya dilapangan saat ini. Khusus BP cukup banyak prestasinya diantaranya Precup tahun lalu, Piala Chanting dan Piala Kuda Kuning yang nantinya juga akan dijadikan sebagai indukan.

BLACK PHANTER – Ekor Hitam panuh prestasi, calon indukan AWR BF

Berawal dari hobi keduanya saling mengenal, om Agus yang sudah mulai menangkarkan terlebih dahulu sejak tahun 2013, mendorong Om Ao untuk menangarkan jagoan-jagoanya yang lewat masanya. Akhirnya om Ao yang merupakan karyawan swasta ini berpikir untuk bisa mendapat penghasilan tambahan dari hobinya ini. Jagoan-jagoan lamanya yang telah berprestasi ditangkarkanya. Dimulai dari tahun 2017 sampai sekarang ada empat pasang indukan yang semuanya eks pretasi, Alap-alap, Inspirator, Sekar Kedaton dan Black Jaguar (ekor hitam). Semua burung dirawat oleh om Agus, di AWR BF. Total di AWR BF ada 12 pasang murai yang hampir semua berprestasi selain nama diatas tadi ada Dewa Petir, Brandals, Kecapi. Semua pernah menjuarai lomba setingkat latber, latpes maupun lomba nasional.

GEREJA TUA “GT” Salah satu jagoan yang masih aktif dilombakan

“Sugesti konsumen, biasanya indukan trah juara akan lebih mudah di jual. Bukan berarti indukan biasa tidak bagus, sebenarnya sama saja. Cuma kalo dari indukan biasa harus gencar promosi dan lumayan prosesnya, dari anakan sampai pembutian juara. Sekali anakan juara biasanya anakan yang berikutnya akan diburu konsumen. Yang penting itu tadi promonya harus gencar” jelas om Agus.

Tidak bisa dipungkiri dalam dunia perburungan sugesti trah masing sangat terasa. Untuk anakan hasil penangkaran dari indukan berprestasi biasanya akan lebih diburu oleh konsumen. Untuk indukan biasa harus melalui proses pembuktian yang panjang, dari anakan dirawat sampai siap lomba dan harus juara, selain itu harus dipromosikan secara gencar pula, agar bisa dikenal secara luas. Oleh karenanya om Agus sangat mendukung APBN, akan banyak sekali manfaat kedepanya.

“Akan membuka jaringan yang semakin luas, saling kenal antar penangkar. Nantinya bisa saling bantu untuk mempromosikan hasil penangkaranya. Apalagi dengan adanya ring, masih banyak penangkar kita yang belum pakai ring APBN, pastinya sangat menguntungkan karena ring akan terkoneksi dengan web, data base kita ada disitu, begitu burung juara pemain ingin tau dari penangkaran mana nantinya tinggal searching di web semua ada disitu. Kedepan semoga tidak akan adalagi peredaran burung tangkapan hutan. Kedepan saya juga harap bisa diadakan pelatihan soal penangkaran selain sosialisasi soal perijinan. Lain soal dengan pemerintah, intinya kalo kita bersama, suara kita akan lebih didengar”  om AO menambahkan manfaat langsung yang dirasakan para penangkar.

Trotolan AWR BF CILACAP

Awal menangkarkan burung banyak kendala yang dihadapi om Agus, beruntung yang sekarang ini banyak referensi dan tempat bertanya salahsatunya dengan adanya APBN ini. om Agus juga sangat berterimakasih kepada kang Ebod dengan Ebod Jayanya.

“Sekarang jadi serba mudah, banyak produk pakan, vitamin burung apalagi Ebod Jaya semua ada, komplit dari kebutuhan penangkaran dari persiapan ada Ebod Breeding, fase lolohan sampai untuk burung lomba semua ada. Tinggal konsistensi pola perawatanya saja”  tambah om Agus.

Ebod Breeding andalan para penangkar

Oleh karenanya Om Agus juga menghimbau kepada para penangkar untuk mau ikut kedalam organisasi penangkaran yang sudah ada, setiap organisasi baik tinggal kitanya lebih nyaman dimana menurut om Agus. Om Agus yang juga adalah pengrus di gantangan RI tidak masalah bergabung di APBN yang di support Ebod Jaya dengan Ronggolawenya. Menurutnya semua sama, untuk kebersamaan dan silaturahmi, tinggal bagaimana masing-masing pribadi menyikapinya.