Ada Apa Dengan Nama Murai Batu Beno

55

Bogor, 16 Maret 2019. Area persawahan yang masih terhampar luas di daerah Kp.Jawa Ds.Situ Ilir Kec .Cibungbulang-Leuwiliang Kab.Bogor, kediaman Bpk. Acmad Jayadi atau panggilan akrabnya yaitu Om Yadi, Beliau kesehariannya sibuk menjalankan usahanya yang telah ia geluti selama bertahun-tahun dibidang alat-alat kesehatan, ia membuka toko di daerah kawasan Atang Sanjaya atau ATS.

Pada tahun 2014 hobby memelihara burung mengalir sendirinya, dan pada saat itu hanya memelihara untuk hiasan dirumahnya saja, lalu Om Yadi sering sekali melihat kicau mania membawa sangkar yang digendong dimotor menuju tempat lomba burung berkicau, dan akhirnya Beliau mencoba melihat langsung lomba burung tersebut, timbulah semangat baru bagi Om Yadi untuk mengikuti dan melombakan burung jagoannya.

Awal Om Yadi mengikuti lomba burung berkicau yaitu pada tahun 2015 dengan jagoan kesayangan yang pertama yaitu murai batu Beno, dengan pengalaman seadanya tentang perkicauan pada saat itu beliau mempelajari tentang perawatan burung dan peraturan lomba yang di tetapkan oleh masing-masing EO, murai batu Beno sangat membatu langkah pembelajaran tentang perawatan burung, dalam arti perawatan murai batu Beno tidaklah merepotkan, dengan setingan seadanya yang dianggap cukup ternyata berhasil menjuarai digelaran latber dan latpres, pada akhirnya murai batu Beno berhasil di Take Over kepada temannya dengan harga yang pantas.

Lalu pada tahun 2016 Om Yadi kembali memelihara murai batu dan sekaligus menggali tentang perawatan dan karakter burung agar bisa dilombakan dan dijual lagi, pada tahun 2017 rasa penasarannya tentang perburungan semakin menjadi, Beliau mencoba membeli murai trotolan untuk dirawat dan dijadikan jagoannya yang di beri nama murai batu BENO 2, ternyata Om Yadi menyukai burung-burungnya di namai Beno dan mungkin kedepannya bakal ada lagi Beno 3, 4, Dst.

Ada Apa Dengan Nama MURAI BATU BENO 2.

 

Setelah lepas masa mabung yang pertama murai batu Beno 2 perdana turun dilombakan oleh Om Yadi, ternyata berhasil menduduki podium ke satu di gelaran latber WALET EBOD JAYA, dan kembali dilombakan di Eo Eo yang berada di Bogor Barat, tawaran lagi-lagi mengalir dari kicau mania, namun Om Yadi tidak menjualnya karena telah jatuh hati terhadap murai Batu Beno 2.

Dari segi pakan untuk murai batu Beno 2 Om Yadi memberikan asupan Pakan Voer NANJUNG 105 yang mengandung ekstark serangga, buah-buahan dan herbal yang membuat kinerja murai batu Beno 2 semakin meningkat.

Murai Batu BENO 2

Perawatan harian yang tergolong mudah sangat di tekuni oleh Om yadi, yaitu proses mandi hanya dilakukan 2 hari sekali, tahap penjemuran hanya 1 jam, dan pengumbaran hanya 1 kali dalam seminggu.

Selamat atas prestasi yang di raih oleh murai batu BENO 2, mudah-mudahan tetap stabil dalam prestasinya dan stabil pada jalurnya.