9 Cara Merawat Lovebird Pada Musim Hujan Versi Hen–Hen Bird Farm Jogja

46

Pergantian musim dari panas ke penghujan tentu menyimpan berbagai kendala, termasuk kondisi burung peliharaan di rumah masing–masing. Menurut  Hen–Hen, penyakit yang sering menyerang lovebird pada musim hujan antara lain mata, biasanya mengeluarkan cairan, kemudian mata burung terlihat pucat, sayu bahkan sampai snot. Selain mata, sistem pencernaan burung tergangu yang di tandai dengan berak kapur/kotoran encer dan berwarna putih.

Sementara itu, musim hujan juga berpengaruh terhadap lovebird yag sedang di tangkarkan, produksi basanya berkurang, sebab ketika memasuki musim penghujan seperti sekarang ini, kondisi birahi burung cenderung naik, sehingga pemberian pakan yang tidak sesuai memicu lovebird over birahi secara alami, hal ini tentu sangat berpengaruh pada upaya penangkaran.

Lovebird yang terserang penyakit berak kapur ataupun snot akan menjadi pendiam ( tidak aktif ), mengembangkan ada beberapa cara untuk mengantisipasi dan mengkondisikan anakan burung lovebird agar tubuhnya tetap fit selama musim hujan seperti sekarang ini. Salah satu solusi yang berhasil kami rangkum berdasar pengalaman Hen–Hen BF Jogja, di antaranya sebagai berikut:

  1. Pagi berikan penjemuran yang cukup pada burung, biasanya dilakukan sekitar pukul 07.30 – 11. 00 atau tergantung cuaca. Usahakan ruangan untuk meletakan burung burung selalu hangat, meski tak ada matahari. Kehangatan yang didapat dari matahari bisa digantikan oleh lampu pijar. Kita bisa meletakkan burung di ruangan khusus yang disinari lampu pijar. Walau lampu pijar tak mampu memberikan kehangatan seperti matahari, setidaknya dengan adanya sinar buatan tersebut, burung tidak merasa kedinginan.
  2. Ketika malam hari, usahakan sangkar burung selalu dikrodong. Sebab angin pada musim penghujan lebih dingin dari biasanya. kerodong berfungsi untuk memberikan efect hangat dan nyaman pada burung.
  3. Saat meletakan di dalam ruang penyimpanan, sebaiknya sangkar burung ditata dengan sejajar, bisa saling berhimpitan. Tujuannya, agar suhu tubuh burung naik dan burung merasa sedang dalam koloni yang saling menjaga satu sama lain.
  4. Anda harus selalu mengusahakan agar burung tetap menerima sinar matahari walau dalam waktu yang singkat. Oleh karena itu, jika Anda sedang berada di rumah dan cuaca sedang cerah, maka segera jemur burung-burung kesayangan Anda. Tapi ingat, jangan ditinggal terlalu lama karena hujan bisa turun sewaktu-waktu.
  5. Berikan Pakan yang benar – benar higienis, terutama Miltih atau kepanjangan dari milet putih sebagai pakan utamanya, Milti mengandung cukup protein untuk menjaga tubuh burung agar tetap hangat dan birahinya juga terkontrol.
  6. Pemberian EF (extra fooding ) ini juga sangat penting, sebab saat musim hujan burung memerlukan asupan gizi yg pas dan seimbang, Extra Fodding yang biasa diberikan untuk lovebird antara lain, jagung manis dan kangkung.
  7. Berikan Multivitamin secara berkala, Ebod Solution, Formula Optimum 4 in 1. Bisa diandalkan untuk menjaga kondisi tubuh burung agar tetap vit meski memasuki musim penghujan saat ini. Dengan takaran 3 – 5 tetes yang dilarutkan kedalam air minum cukup untuk menstabilkan sistem metabolisme burung tetap terjaga.
  8. Jika burung terlanjur terserang penyakit, maka jauhkan segera ( disendirikan ) dari burung-burung lain dan segera obati agar tidak makin parah dan menular ke yang lain.
  9. Bersihkan sangkar setiap hari pada pagi hari. Jika menggunakan alas, usahakan alas tersebut di ganti setiap hari, sebab jamur yang berasal dari kotoran burung bisa berbahaya bagi kesehatan burung itu sendiri ataupun pemiliknya.