31 Maret 2019, Lapangan ABPN Korwil Sumut Dilaunching

141

* APBN Sumut Sudah Punya 70 Anggota

MEDAN – Asosiasi Penangkar Burung Nusantara (APBN) Kordinator Wilayah (Korwil) Sumut, akan melaunching lapangan kicau permanen di Jalan Palam Raja atau Kasmala, Komplek Kejaksaan, Kelurahan Simpang Selayang, Medan, Minggu (31/3) jam 10.00 WIB.

Ketua APBN Korwil Sumut, Manik Ginting didampingi Aidil Azgar Wallad, Ketua Teknis Acara, mengatakan, dalam launching Lapangan APBN Korwil Sumut akan dirangkai dengan festival dan kompetisi burung berkicau memperebutkan Piala APBN Korwil Sumut I.

“APBN Korwil Sumut bekerja sama dengan Asosiasi Juri Burung Sumatera (AJUBSU) dalam rangka launching lapangan permanen APBN Sumut akan menyelenggarakan lomba burung berkicau. Ada kelas khusus, yakni murai batu ring,” kata Manik Ginting, Sabtu (23/3).

Menurut Ginting, pada kelas khusus dengan insert Rp50.000 itu, burung yang digantang harus memiliki ring. Ring apa aja boleh, tidak dibatasi. Pokoknya burung hasil tangkaranlah.

Kelas lain, murai batu ekor putih, murai batu ekor hitam, kacer, lovebird, kenari, cucak hijau polos (CH Polos), cucak hijau kepala kuning (CH KK), kapas tembak, dan gelatik batu. Dengan insert mulai dari Rp80 ribu hingga Rp300 ribu. Sedangkan hadiah di kelas utama (murai batu ekor putih dan kacer) untuk juara 1 masing-masing Rp 5 juta.

Tak hanya itu, panitia juga akan memberikan uang tunai kepada tiga bird community (BC) terbaik. Juara 1 BC Rp1.500 ribu, juara II BC Rp1 juta dan juara III BC Rp600 ribu. Plus penghargaan kepada single figther terbaik uang tunai Rp500 ribu.

Berbagai hadiah menarik juga disediakan sebagai door prize, yakni dua ekor murai batu trotol ring APBN, satu buah kompor gas, satu buah rice cooker, dua buah sangkar lovebird, 2 buah strika, dan hadiah-hadiah menarik lainnya.

Sementara itu, Aidil Azqar Wallad selaku Ketua Pelaksana Teknis acara, menegaskan pada lomba launching APBN Korwil Sumut, akan ditugaskan para juri-juri yang sudah mapan dan berpengalaman dengan IP Zulkifli Pasaribu. Zulkifli adalah juri nasional terbaik Sumatera, BnR dan Ronggolawe Nusantara.

“Lomba kali ini akan kita buat berbeda dengan lomba-lomba sebelumnya. Tanpa teriak, tanpa ribut dan non arogansi. Kita harapkan lomba ini memenuhi impian kicau mania yang selama ini rindu dengan lomba fair play,” kata Aidil.

Aidil menambahkan khusus burung juara satu di kelas utama (murai batu ekor putih dan kacer) akan mendapat sertifikat khusus dan akan difasilitasi dan didukung penuh menjadi duta pada lomba bergengsi di Pulau Jawa. “Kita akan fasilitasi tiket pergi dan pulang,” timpal Manik Ginting.

Sementara itu menjawab pertanyaan metro24jam, Manik Giting mengungkapkan, setelah terbentuk beberapa bulan lalu, APBN Korwil Sumut sudah memiliki 70 anggota. Rata-rata anggota APBN Sumut memiliki 10-15 pasang murai batu ekor putih produksi.

Program APBN Korwil Sumut dalam waktu dekat ini adalah membentuk sejumlah korda. Diantaranya, Lubukpakam, Binjai, Medan dan Marelan. Program berikutnya, organisasi yang kini dinakhodai Manik Ginting sebagai ketua, Sujarwo Edy W, sebagai sekretaris dan Noelta Expediton, sebagai bendahara, pada 2020 nanti akan membuka kelas khusus murai batu ring APBN.

“Makanya saya sudah sarankan kepada anggota agar jangan hanya mengejar uang. Sediakan juga beberapa burung untuk dijadikan gacok pada tahun 2020,” kata Ginting. (sihotang)