30 Detik Up, Sadikem Kerap Jadi Bintang Lapangan

22

Tak dapat dipungkiri, popularitas Lovebird saat ini dapat mengalahkan jenis burung kicauan lainnya. Itu semua dapat dilihat dari semua jenis gelaran event, kelas Lovebird selalu full gantangan dan membuka kelas lebih dibandingkan dengan burung jenis lain. Seiring dengan berkembangnya trend Lovebird maka kompetisi untuk burung ini juga semakin banyak dan impian untuk mendapatkan Lovebird jawara juga tinggi.

Seperti halnya Pak Slamet,  kicau mania asal kota Ponorogo ini. Lovebird Sadikem miliknya mampu bersaing dengan Lovebird-Lovebird papan atas Ponorogo lainnya. Tentu saja hal itu sangat membanggakan bagi sang pemiliknya. Terlebih lagi  Sadikem sering menyabet gelar juara Latber maupun Latpres.

Meskipun masih menjuari kelas Latber maupun Latpres, namun Lovebird Sadikem memiliki variasi lagu yang lengkap. Dengan diimbangi rajinnya ngekek dengan durasi 30 detik membuat Sadikem masuk dalam kriteria penjurian. Selain itu Sadikem juga sangat mudah beradaptasi dengan lingkungannya. Jiwa petarungnya sangat kelihatan apabila Sadikem dinaikkan diatas gantangan. Semakin bagus lawan yang dihadapi, semakin bagus pula kinerja dari Sadikem.

Semua itu tak lepas dari pola perawatan dari sang pemiliknya yaitu Pak Slamet. Dengan kesabaran serta ketelatenannya inilah yang membuat Sadikem mampu berprestasi seperti sekarang ini. Tentu tidak akan mungkin seekor burung mampu berprestasi tanpa campur tangan dan rawatan yang maksimal dari sang perawatnya meskipun burung tersebut sudah memiliki trah juara sekalipun. Bagi Pak Slamet, Sadikem merupakan Lovebird yang terbilang mudah dalam perawatannya. Selain itu Sadikem juga gampang nampil ketika dilapangan.

Kali ini Pak Slamet akan membagikan semua pengalamannya dalam merawat Sadikem sehingga menjadi burung yang berprestasi.

  1. Rawatan harian

Dimulai dengan mengangin-anginkan burung pada pagi sekitar pukul 07.00 dan sore hari sekitar pukul 15.30. Pada pagi hari burung dapat dijemur kurang lebih 1-2 jam. Usahakan jangan melihat burung sejenis pada proses penjemuran ini. Setelah penjemuran, angin-anginkan kembali ditempat yang teduh sekitar 10 menit. Pada saat penjemuran pagi burung dapat dimandikan dengan cara di semprot atau sesuaikan dengan karakter burung masing-masing.

Pemberian pakan dengan kualitas bagus merupakan factor utama yang menunjang burung Lovebird menjadi burung jawara. Dan kesemuanya itu lengkap ada di produk Miltih yang terbuat dari Milet Putih berkualitas yang dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral. Selain itu pemberian EF berupa buah dan sayuran misalnya jagung, kangkung dan apel juga rutin diberikan Pak Slamet kepada Sadikem.

Tambahan Multivitamin juga diberikan rutin oleh Pak Slamet dengan memilih produk unggulan yaitu Bio Fighter yang dicampurkan dengan air minumnya.

  1. Rawatan Menjelang Lomba

H – 3 sebelum lomba berikan biji-bijian extra fooding . Dan H – 2 sebelum lomba penjemuran hanya dilakukan 20 menit saja. Berikan kangkung segar pada saat hari perlombaan. Untuk rawatan lapangan, Pak Slamet memberikan Bio Fighter 1 jam sebelum kelas dimulai.

Dengan perawatan yang rutin sangat penting dalam menunjang maksimalnya kinerja lovebird serta membentuk karakter serta mentalnya dalam bertarung. Semoga apa yang disampaikan Pak Slamet ini dapat bermanfaat bagi para Sahabat Ronggolawers semuanya.