20th PIALA RAJA 2019 – Kelar Mabung Bejo Taklukan Kelas MB Jogja Istimewa

82

 

Perhelatan besar lomba burung berkicau “ Piala Radja -20” Pekan Lalu di Taman Candi Prambanan- Yogjakarta baru saja usai. Beberapa burung sukses dinobatkan sebagai yang terbaik dkelasnya, lomba yang memainkan 125 kelas dengan memakai 5 lapangan ini sukses meraih 7210 peserta. Tak heran para juara dilomba spektakuler itu merasa bangga dan sangat membanggakan, masuk sebagai sepuluh besar dilomba  tersebut merupakan suatu kehormatan. Maklum mereka juara keluar dari persaingan burung-burung terbaik antar blok setanah air, sehingga keluar sepuluh besar saja sangat membanggakan.

Mr Hiday Adilla SF Majalengka pemilik MB Bejo & Ci Ki Bongkar

Terlebih bagi burung yang becokol ditiga besar yang  tentu secara kualitas  juara satu, dua dan tiga bisa dikatakan sejajar, hal ini dirasakan oleh Mr Hiday pemilik MB Bejo yang siang itu masuk tiga besar, setelah tampil gemilang dikelas  MB Jogja Istimewa B yang persaingnya tercatat sebagai burung terbaik dikelasnya dan merupakan utusan daerahnya untuk berlaga di Piala Radja. Bejo yang baru kelar mabung itu  tampil agresif dan memukau. Sejak digantang langsung  pamer lagu tembakan yang keras, kasar dan panjang-panjang . Ditunjang  kinerja tuntas, awal , tengah dan akhir  terus pamerkan lagu-lagu andalannya yang mampu membuat para juri meliriknya.

MB Bejo Adilla SF Majalengka

Siang itu Bejo, didaulat sebagai juara ketiga, yang tentu bukan prestasi mudah untuk dicapainya terlebih diambil dari lomba yang ribuan burung terbaik ikut didalamnya. Kebahagiaan Hiday Adila  tak berhenti sampai disana,  Ki Bongkar Ijo terbaiknya mampu memberikan prestasi ciamik dengan merebut juara keempat yang boleh jadi, sangat-sangat sulit untuk mencapai kalau burung yang turun kualitasnya biasa-biasa saja. Ki Bongkar memang terbaik didaerahnya, tetapi untuk jadi terbaik di Piala Radja, harus memiliki kualitas terbaik.

Hal ini mampu dibuktikan oleh Ijo Ki Bongkar, burung segudang prestasi andalannya Mr Hiday dari Adilla Sf Majalengka. Turun dikelas yang persaingannya sangat-sangat ketat, Ki Bongkar harus tampil habis-habissan dan tampilkan  kualitas terbaiknya,  hal inipun tak cukup untuk jadi nomor satu. Ki Bongkar benar-benar tampil garang, sejak digantang  terus pamer kualitas terbaiknya, dengan kinerja agresif dari awal hingga akhir  terus tampilkan kinerja mewahnya. Diakhir laga Ki Bongkar didapuk sebagai juara kelima dari puluhan Ijo mewah  antar blok,  bahkan sebagian dari luar pulau.

Hiday sebagai pemilik hapal betul siapa pesaingnya dan kualitas yang dimiliki. Vitri BKS, Sieen Ronny, Faizin Tegal  dan ijo terbaik Blok tengah jadi pesaingnya, sehingga masuk lima besar patut disyukuri  terlebih Ki Bongkar turun dikelas utama Ijo Maharaja “ Saya melihat pesaingnya burung-burung cadas,masuk lima besar saja perlu kinerja yang benar-benar ngotot dan  agresif ” Ungkapnya. (Tri)